Jakarta, BisnisJatim.Id – PT Bank Jago Tbk menghadirkan fitur terbaru “Rapor Kredit” di aplikasinya guna membantu nasabah memantau riwayat dan profil kredit secara lebih mudah. Inovasi ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mendorong literasi keuangan sekaligus membangun kesehatan finansial masyarakat.
Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago Andy Djiwandono mengatakan tujuan utama pengembangan fitur tersebut tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kredit, tetapi juga membantu mereka membangun kebiasaan mengelola keuangan yang lebih sehat.
“Ambisi kami ingin sampai ke financial health. Literasi sudah pasti menjadi langkah pertama, namun yang lebih penting adalah membantu masyarakat membangun manajemen finansial sehingga pada akhirnya memiliki kesehatan finansial yang lebih baik,” ujar Andy, Kamis (10/7).

Melalui fitur Rapor Kredit, nasabah dapat mengakses informasi riwayat kredit yang berasal dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara langsung melalui aplikasi Bank Jago.
Fitur tersebut menyajikan sejumlah informasi penting, mulai dari status kolektibilitas (KOL) yang menggambarkan kelancaran pembayaran pinjaman, daftar fasilitas kredit yang masih berjalan maupun yang telah dihapus buku, institusi pemberi pinjaman, total saldo pinjaman yang masih outstanding, hingga panduan edukatif untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kredit.
Menurut Andy, ketersediaan informasi tersebut memungkinkan nasabah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi kredit dan portofolio pinjamannya, sehingga dapat mengambil keputusan pembiayaan secara lebih bijak sesuai kemampuan finansial.
Bagi nasabah yang memiliki riwayat kredit baik, fitur ini memberikan rekomendasi untuk mempertahankan kualitas kredit. Sementara bagi nasabah yang masih perlu melakukan perbaikan, tersedia berbagai tips dan langkah yang dapat diterapkan guna meningkatkan skor dan kesehatan kredit secara bertahap.
Andy menambahkan, kehadiran Rapor Kredit juga menjadi bagian dari implementasi prinsip responsible lending atau pembiayaan yang bertanggung jawab yang diterapkan Bank Jago. Konsep tersebut menekankan pentingnya peran aktif lembaga keuangan dan debitur dalam membangun kebiasaan meminjam yang sehat.
Penerapan responsible lending di Bank Jago didasarkan pada empat prinsip utama, yakni transparansi, keterjangkauan, fleksibilitas, serta kesehatan finansial, sehingga diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat. bj3/iqp






