Jakarta, BisnisJatim.Id – Bank Permata terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan generasi muda sebagai penggerak ekonomi masa depan melalui pengembangan kapasitas di bidang Environmental, Social, and Governance (ESG) serta inovasi berbasis teknologi. Upaya tersebut diwujudkan melalui rangkaian program Road to Permata INSPIRE yang digelar bersama Katadata Green dan sejumlah perguruan tinggi.
Division Head Corporate Relation & CSER Bank Permata, Melinda Hoesain, mengatakan kolaborasi antara dunia industri, akademisi, dan komunitas menjadi kunci dalam melahirkan solusi inovatif untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan.
“Melalui Road to Permata INSPIRE, kami ingin menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk berdiskusi, belajar, sekaligus saling menginspirasi. Kami percaya ide-ide terbaik lahir ketika berbagai pihak dapat berkolaborasi, sehingga semakin banyak anak muda yang siap menghadapi perubahan dan berani mengambil peran dalam menciptakan masa depan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Melinda dalam keterangannya, Selasa (7/7).

Menurutnya, penguatan kompetensi generasi muda menjadi semakin penting seiring target Indonesia mencapai Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat. Target tersebut membutuhkan inovasi lintas sektor untuk mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Selain itu, Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada 2030. Kondisi tersebut menjadikan peningkatan kemampuan di bidang teknologi dan keberlanjutan sebagai faktor penting dalam menjaga daya saing ekonomi nasional.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bank Permata menggelar forum “ESG for Tomorrow Leaders” di Universitas Multimedia Nusantara pada 21 Mei 2026. Dalam forum tersebut, Chief of Corporate Affairs & Sustainability Bank Permata, Katharine Grace, mengulas pentingnya penerapan prinsip ESG sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis, pengelolaan risiko, serta penciptaan nilai jangka panjang yang mendukung ekonomi hijau.
Sementara itu, pada sesi “Beyond Profit: Creating Impactful Innovation” di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Direktur Teknologi Bank Permata Ahmad Mikail Madjid menyoroti peran teknologi dalam mendorong lahirnya inovasi yang lebih inklusif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, transformasi digital yang dijalankan Bank Permata tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi layanan perbankan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah melalui pemanfaatan teknologi.
Melalui Road to Permata INSPIRE, Bank Permata berharap sinergi dengan perguruan tinggi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dapat memperkuat ekosistem inovasi nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing global. bj/iqp






