HeadlineIndustriPerdagangan

MCOL Catat Biaya Eksplorasi USD32 Ribu pada Triwulan II 2026

×

MCOL Catat Biaya Eksplorasi USD32 Ribu pada Triwulan II 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta, BisnisJatim.Id – PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) melalui anak usahanya, PT Mandiri Intiperkasa (MIP), mengalokasikan biaya eksplorasi sebesar USD32.022,12 sepanjang triwulan II 2026. Kegiatan eksplorasi difokuskan pada pengeboran infill untuk mendukung pengembangan cadangan batubara.

Corporate Secretary MCOL, Jie Jeanny Pratiwi, mengatakan aktivitas eksplorasi selama periode April hingga Juni 2026 dilakukan menggunakan metode pengeboran lubang terbuka dan pengeboran inti. Setiap titik bor juga dilengkapi pengukuran menggunakan geophysical logging guna meningkatkan akurasi data ketebalan lapisan batubara.

“Selama triwulan II 2026, PT Mandiri Intiperkasa menyelesaikan pengeboran di 29 titik dengan total kedalaman mencapai 5.745 meter. Seluruh kegiatan masih merupakan pengeboran infill sebagai bagian dari program eksplorasi Perusahaan,” ujarnya, Rabu (8/7).

Untuk mendukung kegiatan operasional penambangan, MIP menerapkan sistem tambang terbuka (open pit) dengan menggandeng dua kontraktor, yakni PT Mandala Karya Prima dan PT Riung Mitra Lestari.

Jie Jeanny menjelaskan, seluruh biaya eksplorasi yang dikeluarkan pada periode tersebut merupakan biaya operasional. Sementara itu, perusahaan belum merealisasikan pengeluaran yang dikategorikan sebagai belanja investasi untuk kegiatan eksplorasi.

Memasuki triwulan III 2026, perseroan berencana meningkatkan aktivitas eksplorasi dengan menargetkan pengeboran di 35 titik baru.

“Total kedalaman pengeboran yang direncanakan mencapai 9.270 meter sebagai bagian dari upaya memperkuat data geologi dan mendukung keberlanjutan operasi penambangan,” pungkasnya. bj5/iqp