Surabaya, BisnisJatim.Id – PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) memutuskan untuk membagi dividen pada para pemegang saham setelah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Aloft Surabaya, pada Hari Kamis (11/10/2026).
Minarto Basuki selaku Direktur Keuangan dan Corporate Secretary Perseroan dalam paparan public menyampaikan bahwa RUPS telah menyetujui untuk pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai Rp13, per saham atau setara Rp 626 miliar.
“Pembagian dividen ini setara dengan 26,7% dari Rp 2,35 triliun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk. Hal ini menggambarkan komitmen berkelanjutan Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham PWON,” kata Minarto, usai RUPS, Kamis (11/16).

Dikatakan, sepanjang tahun 2025 PWON membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 7,11 triliun. Laba Bruto tercatat sebesar Rp 3,94 triliun, EBITDA sebesar Rp 3,71 triliun dan Laba Bersih tercatat yang disesuaikan sebesar Rp 2,92 triliun.
Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih dimana di dukung oleh pendapatan berulang yang terdiri dari segmen pusat perbelanjaan ritel yang meningkat 14% dari Rp 3,43 triliun pada tahun sebelumnya, menjadi Rp 3,93 triliun.
Sementara itu, pendapatan sewa perkantoran tercatat sebesar Rp 273 miliar, turun 26% dari Rp 369 miliar pada tahun sebelumnya, dan pendapatan dari bisnis perhotelan mencapai Rp 1,42 triliun, meningkat 2% dari Rp 1,38 triliun pada tahun sebelumnya.
“Sementara pendapatan dari development revenue relatif stabil, yang semula Rp 1,48 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 1,49 triliun,” tambah dia.
Pada tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp 1,21 triliun, yang digunakan terutama untuk pembiayaan proyek konstruksi Superblok Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall Surabaya tahap 3 dan Pakuwon Mall Surabaya tahap 5.
Sementara tahun 2026, pihaknya tetap optimis meskipun pasar properti mengalami guncangan akibat kenaikan kurs dolar AS, kenaikan suku bunga perbankan dan kenaikan harga BBM. Hingga kuartal I/2026 PWON mencatat pendapatan mencapai Rp 1,65 triliun, meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,56 triliun.
Laba kotor meningkat 10% menjadi Rp 941 miliar, dibandingkan Rp 857 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. EBITDA tumbuh 10% dari Rp 834 miliar menjadi Rp 916 miliar.
Pengeluaran belanja modal periode triwulan 1 tahun 2026 yang telah dikucurkan oleh Perseroan sebesar Rp 164 miliar, yang digunakan terutama untuk pembiayaan proyek konstruksi Pakuwon Mall Surabaya tahap 5.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan ekspansi bisnis dengan menyelesaikan beberapa bangunan baik pusat perbelanjaan, hotel dan apartemen maupun lainnya di Surabaya dan Jakarta serta Bekasi. Kedepan kami juga akan mengembangkan sejumlah project baru di Batam, Bali dan IKN. Ini bagian dari komitmen Perseroan untuk menjaga pendaptan yang berkelanjutan terutama recurring income serta memberikan nilai lebih pada para pemegang saham dan stake holder,” tutup Minarto. bj3




