CSRHeadline

Moorlife Ajak 5.000 Anak Yatim Buka Puasa, Kinerja 2025 Tumbuh 50 Persen

×

Moorlife Ajak 5.000 Anak Yatim Buka Puasa, Kinerja 2025 Tumbuh 50 Persen

Sebarkan artikel ini

BISNISJATIM.IDMoorlife, brand perlengkapan rumah tangga berbahan plastik premium asal Indonesia, menggelar buka puasa bersama lebih dari 5.000 anak yatim di hampir 50 titik di seluruh Indonesia selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan bertajuk “Moorlife Berbagi Berkah: 5.000 Senyum di Bulan Suci” itu mencapai puncaknya di Surabaya, Rabu (4/3/2026), di Oval Atrium Ground Floor Ciputra World Mall.

Marketing Director Moorlife Nurlaila Hidayaty mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur perusahaan atas pertumbuhan kinerja sepanjang 2025. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, Moorlife mencatatkan pertumbuhan hampir 50 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun lalu Moorlife bisa bertumbuh hampir 50 persen. Ini pencapaian luar biasa di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah. Karena itu, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim melalui kegiatan ini,” ujarnya di Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan pelaksanaan buka puasa bersama tidak digelar serentak, melainkan tersebar sepanjang bulan Ramadan di berbagai daerah, mulai dari Jambi, Medan, Aceh, Balikpapan, Maumere, Bogor, Sumedang, hingga kota-kota lainnya. Surabaya menjadi kota penutup sekaligus lokasi puncak kegiatan.

Pada acara puncak di Surabaya, Moorlife menggandeng tiga yayasan, yakni Panti Asuhan Nurul Hasanah, Bilyatimi Peduli Yatim, serta Panti Asuhan Jam’iyatuth Tholibiin Muslimat NU. Anak-anak yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari bermain di wahana permainan, pembacaan sholawat, tausiyah, doa bersama, hingga berbuka puasa.

Selain itu, anak-anak juga menerima bingkisan berisi produk Moorlife serta dukungan dari sejumlah sponsor, antara lain Minyak Kayu Putih Cap Gajah, Dharmatrans, Honeygo, Nogu, Cleo, dan Morin.

Nurlaila menambahkan pertumbuhan perusahaan tidak hanya terjadi pada sisi penjualan, tetapi juga pada jumlah anggota (member) yang menjadi mitra pemasaran. Pertumbuhan jaringan anggota yang mendekati 50 persen turut mendorong peningkatan penjualan dan perluasan area pemasaran, termasuk ke sejumlah kota di Sulawesi seperti Palopo dan Kendari.

Untuk 2026, Moorlife tetap optimistis mempertahankan tren pertumbuhan, termasuk melalui penguatan pasar ekspor. Saat ini perusahaan mengikuti pameran dagang bersama Kementerian Perdagangan di Budapest, Hungaria, serta dijadwalkan berpartisipasi dalam pameran di Chicago, Amerika Serikat, setelah melalui proses kurasi dan seleksi.

Menurut Nurlaila, ekspor menjadi salah satu motor pertumbuhan baru seiring bertambahnya negara tujuan dan peningkatan pesanan dari pasar eksisting seperti Filipina.

“Kami berharap kesempatan yang diberikan pemerintah ini dapat membuka akses ke lebih banyak negara dan memperluas kontribusi Moorlife di pasar internasional,” tuturnya. (ADB)