Surabaya, BisnisJatim.Id – Intensitas bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia termasuk di Jawa Timur membuat Asuransi Astra semakin aktif melakukan edukasi tentang pentingnya berasuransi kendaraan bermotor. Hal ini untuk mengurangi resiko finansial masyarakat.
Andi Victory Bangun, Branch Manager Asuransi Astra Surabaya mengatakan, kondisi alam Indonesia termasuk di Jawa Timur yang rentan terhadap berbagai bencana alam dan kejadian lainnya membuat kebutuhan asuransi kendaraan semakin penting.
“Perlindungan kendaraan saat ini harus lebih komprehensif. Karena itu, kami menyediakan paket lengkap mencakup risiko kecelakaan seperti tabrakan, tergelincir, dan terbalik, juga kebakaran serta kehilangan akibat pencurian atau perampasan,” ujar Andi disela acara Media Gathering, Jumat (12/12).

Pihaknya juga menawarkan perluasan perlindungan resiko kendaraan misalnya karena bencana alam yang saat ini sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Misalnya kerusakan akibat gempa bumi, tsunami, gunung meletus, tanah longsor, kebakaran, huruhara, hingga hujan es.
Bahkan pihaknya juga melengkapi dengan Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TJH III) dengan nilai pertanggungan hingga Rp 100 juta per kejadian. Misalnya, kendaraan menabrak properti orang lain dan dinyatakan bersalah, maka pihak asuransi bisa mencover mulai Rp 5 – 100 juta.
“Kalau terjadi bencana alam kami juga bisa cover hingga total kerugian(total loss). Misalnya, harga mobil 500 an juta, maka bila terjadi bencana, kami bisa ganti senilai harga mobil itu atau mendekati. Ini semua bisa mengurangi resiko finansial masyarakat,” tambah dia.
Itulah sebabnya, pihak Asuransi Astra akan terus melakukan edukasi pada masyarakat betapa pentingnya asuransi kendaraan bermotor. Tahun ini telah melakukan edukasi dan sosialisasi asuransi di SMK, komunitas tingkat kecamatan, hingga kolaborasi dengan dealer kendaraan bermotor.
“Jadi marketing di dealer tidak hanya menjual saja namun juga memberikan pemahaman yang benar mengenai pentingnya asuransi,” tambah dia.
Selain terus melakukan edukasi dan meningkatkan literasi keuangan pada masyarakat, pihaknya juga terus meningkatkan pelayanan pada customernya. Ini merupakan keunggulan yang harus terus dijaga kualitasnya.
Diantaranya adalah sistem operasional yang terintegrasi untuk mempercepat proses klaim. Layanan Garda Siaga 24 jam, klaim dari mana saja dengan survei virtual, serta jaringan bengkel dan cabang yang luas menjadi bagian dari strategi peningkatan layanan pelanggan.
Seluruh layanan, termasuk call center 24 jam, dikelola langsung oleh perusahaan tanpa pihak ketiga. Dia yakin langkah ini dapat menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah di tengah tantangan risiko yang semakin kompleks.
“Dengan terus menjaga kualitas layanan, kami optimis tahun ini bisa tetap tumbuh. Di Jatim ada tiga cabang, Surabaya, Malang dan Kediri. Khusus untuk Cabang Surabaya, kami yakin hingga akhir tahun nanti akan tumbuh sekitar 8-12 persen,” tutup Andy. BJ1







