Surabaya, BisnisJatim.Id – Next Level Property (NLP) – agent property – secara resmi melakukan pembukaan kantor baru di 3 kota sekaligus Surabaya, Gresik dan Bali. Hal ini untuk membuktikan keseriusan NLP menggarap market property di Indonesia yang diperkirakan akan membaik tahun depan.
Alfred Heman, Direktur Next Level Property menjelaskan, melalui tiga kantornya di Surabaya, Gresik dan Bali, pihaknya akan menyasar semua level property. Tidak hanya bermain di secondary market, namun juga di primary market. Karena itu, pihaknya juga Kerjasama dengan banyak developer.
“Hari ini kami buka kantor di Surabaya, Gresik dan Bali. Kami akan masuk di semua segmen di secondary market dan primary market,” kata Alfred disela pembukaan kantor NLP di Surabaya, Jumat (12/12).
Dikatakan, meskipun masih dibayangi pelambatan ekonomi, dia yakin tahun 2026 ada pertumbuhan pasar properti. Ini jadi momen yang bagus untuk membeli properti. Meskipun diakui ada kendala yakni bank yang masih bersikap prudent untuk menyalurkan KPR-nya.
“Hingga saat ini KPR memegang peran sangat penting. Karena di Surabaya dan sekitarnya, sekitar 80 persen pembelian properti dilakuka melakukan KPR. Untuk level middle up tidak ada masalah. Namun untuk middle low, akan jadi kendala,’ ujarnya.

Kendati begitu dia yakin mampu memasarkan berbagai properti melalui mitra kerjanya, para agen NLP, yang akan bekerja secara professional. Saat ini yang paling banyak dicari konsumen yang harganya berkisar Rp 1,5 miliara atau dibawahnya.
“Pasar properti masih susah ditebak. Tapi yakin tahun 2026, dengan dukungan tim agen yang terus berkembang, kami bisa membukukan transaksi sebesar Rp 300-400 miliar. Itu dengan asumsi setiap kantor cabang ada 100 agen atau total 300 agen,” imbuhnya.
Sementara itu, Charlie Lin, Direktur World Property Insight (WPI) dan Head Consultant NLP menjelaskan, NLP hadir dengan membawa konsep baru. NLP mengedepankan keuntungan bagi semua member NLP. Agen harus sukses dan maju karena menjadi tulang punggung Perusahaan.
Karena itu agen dilengkapi dengan sistem yang bagus. Agar mereka bisa bekerja secara maksimal dan lebih produktif. Sehingga penghasilan para member NLP bisa berlipat-lipat. Penghasilan mereka akan luar biasa.
“NLP baru mulai operasional pada September 2025. Selama 3 bulan, sekarang sudah ada 100 lebih member yang gabung. Dan sekarang sudah buka kantor di 3 kota yakni Surabaya, Gresik dan Bali,” ungkap Chalie Lin.
Untuk itu, pihaknya akan terus mensupport semua member dengan berbagai program dan fasilitas yang memadai. Misalnya mensupport dengan teknologi, memberikan training dan mentoring serta coaching yang terprogram.
Sistem ini juga memudahkan karena ada beberapa kantor di beberapa kota. Sehingga dimana saja bisa membangun jaringan. Mereka yang berada di Surabaya bisa membangun jaringan di Jakarta atau kota besar lainya. Sistem ini bisa bekerja lintas kota.
“Sistem ini sangat memudahkan dan membuat para agen punya banyak pilihan. Haparannya mereka yang bergabung makin suskes dan pendapatannya berlipat. Bisa double digit per bulan. Atau bahkan tiga digit,” tambah Charlie.
Selain itu, pihaknya juga memberikan pembagian komisi yang transparan pada para agen. Sesuai Permendag No 33/2025, komisi akan diberikan dengan komposisi 70:30. Sementara di agen property lain masih ada yang 50:50. Pihaknya juga memberikan bonus tambahan hingga 30 persen pada agen yang memenuhi kualitas.
Dia yakin dengan sistem yang dikembangkan sekarang NLP akan berkembang pesat dan para agen atau member akan bekerja dengan nyaman dan hepi. Hal ini karena NLP ingin mendukung program pemerintah agar ekonomi terus bertumbuh salah satunya melalui sektor properti.
“Kami ingin memajukan industri properti di Indonesia. Kami dukung program pemerintah yang galakan Pembangunan rumah dimana mana. Ada program 3 juta rumah. Kami mau ciptakan ekosistem untuk membantu perekonomian Indonesia. Salah satunya dari properti,’ ungkapnya.
Soal sasaran pasar, dia mengaku fokus di kota-kota besar. Selain di Surabaya, Gresik dan Bali, kedepan NLP akan terus dikembangkan di kota lain termasuk Jakarta. Saat ini, Bali memiliki daya Tarik luar biasa untuk investasi properti. Banyak investor lokal dan asiing yang masuk kesana. Sehingga demandnya terus meningkat. Sementara supplynya masih terbatas.
Selain properti di dalam negeri, para member NLP juga bisa pihaknya juga bisa memasarkan produk properti dari luar negeri. Pihaknya menjalin Kerjasama dengan banyak developer asing terutama dari Malaysia, Austrlia, Jepang, Dubai dan negara lainnya termasuk dari Eropa.
“Sekarang banyak investor dari Indonesia yang mencari properti di Luar negeri. Kami siapkan semuanya di NPL. Kami yang mencarikan dan mensurvey kesana. Kami yang pastikan projectnya, lokasinya dan harganya yang bagus. Agen tinggal jualan saja baik residential, komersial, industrial,” tutup Charlie Lin. BJ3







