HeadlineKomersialProperti

PWON Catat Pertumbuhan Pendapatan Recurring sebesar 10% di Triwulan I/ 2025

×

PWON Catat Pertumbuhan Pendapatan Recurring sebesar 10% di Triwulan I/ 2025

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – PT Pakuwon Jati (PWON) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 1,55 triliun pada triwulan I 2025, tumbuh 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,53 triliun, dengan laba bruto sebesar Rp 857 miliar atau meningkat 1% dari Rp 852 miliar.

“EBITDA berhasil dipertahankan di level Rp 834 miliar, stabil dibandingkan triwulan 1 tahun 2024,” ujar Minarto Basuki, Direktur dan Corporate Secretary PWON dalam keterangan resminya, Jumat (2/5).

Dikatakan, laba bersih yang disesuaikan meningkat sebesar 10% menjadi Rp 603 miliar, dari sebelumnya Rp 550 miliar pada triwulan I 2024, mencerminkan efisiensi operasional yang terus ditingkatkan.

BERUMBUH: Salah satu proyek PWON di Surabaya. Pendapatan PWON terus menanjak terutama recurring income dari mall, hotel dan office yang terus bertumbuh. Foto Dok

Pendapatan recurring Perseroan periode triwulan I/2025 sebesar Rp 1,32 triliun, naik sebesar 10% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,2 triliun.

Sumber recuuring incomer berasal dari retail mal sebesar Rp 947 miliar, naik 15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 826 miliar.

Pendapatan office leasing sebesar Rp 70 miliar turun sebesar 17% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 84 miliar.

Sedangkan pendapatan hospitality sebesar Rp 305 miliar, naik 5% dibanding tahun lalu sebesar Rp 291 miliar.

“Berdasarkan revenue per segment terbagi atas revenue dari: retail leasing 61%, hotel dan serviced apartment 20%, office leasing 5%, condominium 8% dan landed houses sales 6%,” ungkapnya.

Marketing Sales untuk Triwulan 1 Tahun 2025

Minarto mengatakan, perusahaan mencatatkan marketing sales periode triwulan 1 tahun 2025 sebesar Rp 331 miliar turun 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 385 miliar.

Perusahaan mencatat sekitar 59% dari total marketing sales Perusahaan berasal dari program insentif PPNDTP yang dicanangkan pemerintah sejak triwulan 4 tahun 2023.

“Komposisi penjualan periode triwulan 1 tahun 2025 terdiri dari landed houses 46% serta condominium dan office sebesar 54%,” kata Pak Min, panggilan akrabnya.

Belanja Modal

Pengeluaran belanja modal periode triwulan 1 tahun 2025 yang telah dikucurkan oleh  Perseroan sebesar Rp 237 miliar, yang digunakan untuk membiayai proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi dan Pakuwon City Mall tahap 3 Surabaya. BJ1