Surabaya, BisnisJatim.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur berhasil meraih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026. Prestasi tersebut diraih setelah PLN UID Jawa Timur memborong juara pertama dalam dua kategori sekaligus, yakni PLN 2 – Beyond Service dan PLN 3 – Beyond Growth & Productivity.
Penghargaan yang diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan PLN UID Jawa Timur dalam menerapkan transformasi budaya kerja, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, penguatan keselamatan kerja, hingga mendorong produktivitas dan pertumbuhan bisnis perusahaan.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi seluruh insan PLN dalam menerapkan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan, keselamatan, dan peningkatan kinerja.
Menurutnya, keberhasilan transformasi budaya tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diperoleh, tetapi juga dari perubahan perilaku pegawai serta manfaat nyata yang dirasakan pelanggan.
“Prestasi ini bukan semata tentang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana budaya mampu menggerakkan insan PLN untuk bekerja lebih aman, memberikan pelayanan yang semakin baik, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan pelanggan,” kata Eric, Rabu (4/11).
Salah satu program unggulan yang mengantarkan PLN UID Jawa Timur meraih penghargaan kategori Beyond Service adalah SPEEDS. Program ini mengintegrasikan nilai proaktif, solutif, dan empati dalam setiap aktivitas pelayanan pelanggan.
Implementasinya dilakukan melalui peningkatan kompetensi petugas, pendampingan dan coaching oleh pimpinan, forum pemantauan kinerja, penerapan PS4 secara berjenjang, serta evaluasi kualitas pelayanan menggunakan metode mystery shopper.
Upaya tersebut ditujukan untuk memastikan peningkatan pelayanan tidak hanya sebatas pemenuhan prosedur administratif, tetapi juga tercermin dalam respons dan tindakan petugas ketika memenuhi kebutuhan pelanggan.
Hingga September 2026, sejumlah indikator menunjukkan hasil positif. PLN UID Jawa Timur mencatat penurunan gangguan penyulang sebesar 14 persen, sementara capaian positive customer experience mencapai 99,79 persen.
Penguatan budaya pelayanan juga dilakukan melalui aktivasi Culture DNA bagi petugas pelayanan teknik (YANTEK). Program tersebut mendorong petugas untuk menerapkan perilaku proaktif, solutif, dan empati ketika berinteraksi langsung dengan pelanggan.
Selain kualitas pelayanan, PLN UID Jawa Timur juga memperkuat budaya keselamatan kerja melalui program MARKING atau Mitigation Before Working. Program ini memastikan setiap potensi risiko pekerjaan diidentifikasi dan dimitigasi sebelum aktivitas dimulai.
Penerapannya diperkuat dengan inspeksi, pengawasan, evaluasi berkala, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Dengan langkah tersebut, keselamatan kerja diharapkan tidak sekadar menjadi kewajiban prosedural, tetapi menjadi kesadaran yang melekat pada setiap pegawai dan petugas di lapangan.
Untuk menjaga konsistensi pelaksanaannya, program MARKING juga diintegrasikan ke dalam sistem dan tata kelola organisasi. Dokumentasi serta pemantauan dilakukan secara berkala agar program tetap berjalan secara berkelanjutan, termasuk ketika terjadi pergantian pimpinan maupun penanggung jawab.
Sementara itu, keberhasilan meraih juara pertama kategori Beyond Growth & Productivity didukung program CoreBoost 2.0. Program ini berfokus pada penguatan budaya bisnis melalui pendekatan customer intimacy, optimalisasi customer relationship management (CRM), cross selling, dialog kinerja, peningkatan kompetensi pegawai, serta pemantauan dan evaluasi.(bj4/kar)







