Jakarta, BisnisJatim.Id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan sesi II, Rabu, dengan terkoreksi 46,203 poin atau 0,746 persen ke level 6.146,724.
Pergerakan pasar saham Indonesia sepanjang perdagangan menunjukkan tekanan jual yang cukup kuat. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 562 saham ditutup melemah, sementara 356 saham menguat dan 271 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Nilai transaksi perdagangan saham pada sesi tersebut tercatat mencapai sekitar Rp35,5 triliun.

Sejumlah saham mampu mencatatkan penguatan signifikan. Saham ALKA naik Rp725 menjadi Rp7.550 per saham, sedangkan SINI menguat Rp275 ke posisi Rp16.775 per saham. Saham BLUE juga naik Rp240 menjadi Rp3.900 per saham.
Sebaliknya, tekanan terjadi pada sejumlah saham unggulan. Saham BYAN turun Rp900 menjadi Rp12.550 per saham, diikuti POLU yang melemah Rp850 menjadi Rp15.000 per saham dan UNTR turun Rp650 ke level Rp25.350 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, saham FORU menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 44.554 kali transaksi dan nilai mencapai Rp222 miliar.
Selanjutnya, saham TRUE tercatat diperdagangkan sebanyak 34.269 kali dengan nilai transaksi Rp75,3 miliar, sedangkan REAL berada di urutan berikutnya dengan frekuensi 30.492 kali dan nilai transaksi Rp26,9 miliar.
Pelemahan IHSG pada perdagangan tersebut mencerminkan dominasi saham yang mengalami penurunan harga dibandingkan saham yang berhasil mencatatkan penguatan. bj1/dar






