EnergiIndeksUncategorized

ESDM Usulkan Anggaran Rp27,37 Triliun untuk 2027

×

ESDM Usulkan Anggaran Rp27,37 Triliun untuk 2027

Sebarkan artikel ini

BISNISJATIM.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan pagu anggaran kementeriannya sebesar Rp27,37 triliun dalam RAPBN 2027. Dari total anggaran tersebut, porsi jumbo senilai Rp22,51 triliun atau sekitar 82% bakal dialokasikan khusus untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, arah kebijakan anggaran ini dirancang untuk memantapkan kedaulatan energi nasional sekaligus memperluas pemerataan akses hingga ke pelosok negeri.

“Kementerian ESDM memperoleh pagu anggaran sebesar Rp27,37 triliun. Saya juga terima kasih atas bantuan Bapak Ibu anggota Komisi XII yang memperjuangkan agar anggaran kita ini cukup, kenaikannya cukup baik,” kata Bahlil pada, Rabu (2/9/2026).

Bangun Pipa Gas Sumatra-Jawa untuk Tekan Impor LPG
Alokasi terbesar diarahkan kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) dengan anggaran mencapai Rp11,34 triliun. Anggaran ini difokuskan untuk pembangunan infrastruktur pipa transmisi gas bumi dari Sumatra hingga Jawa serta perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas).

Pemerintah menargetkan langkah strategis ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan pasokan gas domestik sekaligus menekan beban ketergantungan impor LPG yang selama ini membebani fiskal negara.

“Ini kita akan bangun pipa gas dari Sumatra sampai Jawa, kemudian kita akan bikin jargas. Ini dalam rangka mengurangi impor LPG kita,” ujar Bahlil.

Lisdes Sasar 1.250 Lokasi Desa
Selain migas, sektor ketenagalistrikan menjadi prioritas utama berikutnya melalui alokasi Rp10,44 triliun untuk Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

Dari alokasi tersebut, sebanyak Rp9,67 triliun disiapkan secara khusus untuk meluncurkan program Infrastruktur Listrik Desa (Lisdes) beserta konsultan pengawas di 1.250 lokasi desa untuk periode tahun anggaran 2027–2028.

“Infrastruktur Lisdes untuk tahun anggaran 2027-2028, serta konsultan pengawas untuk 1.250 lokasi sebesar Rp9,67 triliun,” tuturnya.

Di luar alokasi program kerakyatan sebesar 82%, Kementerian ESDM menganggarkan Rp1,31 triliun (5%) untuk pembangunan infrastruktur publik nonfisik, serta Rp3,56 triliun (13%) untuk operasional rutin dan layanan manajemen birokrasi.

Rincian Pagu Anggaran Kementerian ESDM RAPBN 2027
Berikut adalah struktur usulan alokasi anggaran Kementerian ESDM pada RAPBN 2027 per unit kerja:

1. Ditjen Migas: Rp11,34 triliun

2. Ditjen Ketenagalistrikan: Rp10,44 triliun

3. Ditjen EBTKE: Rp1,81 triliun

4. BPSDM ESDM: Rp874,90 miliar

5. Badan Geologi: Rp774,83 miliar

6. Ditjen Minerba: Rp702,53 miliar

7. Sekretariat Jenderal: Rp537,91 miliar

8. BPH Migas: Rp474,43 miliar

9. Inspektorat Jenderal: Rp122,46 miliar

10. BPMA Aceh: Rp109,30 miliar

11. Ditjen Penegakan Hukum: Rp89,38 miliar

12. Sekretariat Dewan Energi Nasional (DEN): Rp81,47 miliar (XMS)