Jakarta, BisnisJatim.Id – PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memperkuat kendali atas bisnis propertinya dengan meningkatkan kepemilikan saham pada entitas anak, PT Pemenang Nusantara Jaya, dari sebelumnya 40 persen menjadi 99,6 persen.
Aksi korporasi tersebut dilakukan melalui pengambilalihan saham milik dua pemegang saham individu, yakni Gunawan dan Ferry Bunawan. Transaksi pengalihan saham berlangsung pada 10 Agustus 2026 dengan harga Rp500.000 per saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Direktur Utama WINR Liu Yut Men pada Selasa (11/8), Perseroan membeli 74 saham milik Gunawan dan 75 saham milik Ferry Bunawan.
Sementara satu saham milik Gunawan dialihkan kepada Russiana. Dengan demikian, dari total 250 saham yang diterbitkan PT Pemenang Nusantara Jaya, sebanyak 249 saham atau 99,6 persen kini dimiliki WINR, sedangkan satu saham atau 0,4 persen berada di tangan Russiana.
Sebelum transaksi, komposisi pemegang saham PT Pemenang Nusantara Jaya terdiri atas WINR sebesar 40 persen atau 100 saham, Gunawan 30 persen atau 75 saham, serta Ferry Bunawan 30 persen atau 75 saham.

Manajemen menyebut peningkatan kepemilikan tersebut akan membuat PT Pemenang Nusantara Jaya terkonsolidasi secara penuh ke dalam laporan keuangan WINR. Langkah ini juga dinilai menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat portofolio dan memperluas pengembangan bisnis properti.
Melalui entitas anak tersebut, WINR menyiapkan rencana ekspansi dengan mengakuisisi 10 bidang lahan potensial yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.
Lahan-lahan tersebut ditargetkan menjadi basis pengembangan 10 proyek properti baru sepanjang 2026. Dari proyek tersebut, Perseroan membidik nilai marketing sales sekitar Rp880 miliar.
Manajemen menyatakan seluruh transaksi akuisisi saham tersebut dibiayai menggunakan kas internal Perseroan. Aksi tersebut juga disebut bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi material sehingga tidak menimbulkan kewajiban baru yang bersifat material bagi Perseroan.
“Transaksi ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” ujar Liu Yut Men.
Dengan penguasaan hampir seluruh saham entitas anak, WINR berharap dapat memiliki kendali yang lebih kuat dalam merealisasikan rencana ekspansi properti di wilayah DIY dan Jawa Tengah sekaligus mendukung pencapaian target marketing sales Perseroan pada tahun ini. bj1/iqp






