HeadlinePropertiResidensial

Catat Sejarah Baru, PANI Raih Laba Rp 1,7 Triliun di Semester I/ 2026

×

Catat Sejarah Baru, PANI Raih Laba Rp 1,7 Triliun di Semester I/ 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta, BisnisJatim.Id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten.

Didukung konektivitas prima menuju Bandara Soekarno-Hatta via Tol KATARAJA, PANI terus berinovasi menghadirkan kawasan hunian dan komersial modern yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Pertumbuhan kawasan yang pesat serta portofolio proyek yang solid menjadikan PANI sebagai pilihan investasi jangka panjang yang menjanjikan, baik bagi investor ritel maupun institusi, lokal hingga mancanegara.

Dalam siaran pers PANI (3/8) Pada akhir semester pertama tahun 2026 PANI menunjukan laporan keuangan yang cemerlang dengan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,9 triliun atau meningkat 78% yoy, serta laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,7 triliun, tumbuh 484% yoy. Pencapaian ini kembali menjadi rekor laba tertinggi dalam sejarah PANI, setelah berhasil melampaui rekor yang sama pada tahun sebelumnya.

Kantor PIK 2 yang dikembangkan PANI. Proyek prestisius ini mendapat respond luar biasa dari konsumen sehingga mendongkrak kinerja PANI di semester II/2026. Foto DOK PANI

Pencapaian tersebut didorong oleh serah terima lahan di kawasan CBD PIK2 sebagai kontributor utama pendapatan perusahaan. Selain itu kontribusi dari serah terima hunian dan produk komersial di kawasan PIK2 terus menunjukkan trend yang baik, dengan kontribusi serah terima terbagi di kawasan Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, dan Pasir Putih Residences.

Pada kuartal dua tahun 2026 ini, PANI juga membukukan angka penjualan yang sangat baik dengan peningkatan sebesar 63% qoq atau setara Rp1,8 triliun. Peningkatan pendapatan perusahaan juga diikuti dengan kenaikan pada laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk menjadi Rp1,1 triliun, meningkat sebesar 89% qoq.

Disamping pencapain kinerja keuangan yang baik, PANI juga menunjukan peningkatan fundamental yang sangat baik, tercermin dari posisi net cash perusahaan sebesar Rp 3,9 trilliun dan peningkatan total ekuitas sebesar 7%, menjadi Rp 33,7 trilliun, dibandingkan dengan akhir tahun 2025.

PANI saat ini mengelola total cadangan lahan seluas 1.809 ha melalui 12 entitas anak, dengan nilai perolehan Rp38 triliun yang diperoleh dari hasil rights issue dan non preemptive rights issue dalam tiga tahun terakhir. Didukung hal tersebut, PANI berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dan terus memberikan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, mengutarakan bahwa pencapaian luar biasa dari PANI pada semester pertama 2026 menjadi momentum penting sekaligus memperkokoh posisi PANI,

“Pendapatan yang meningkat sebesar 78% YoY dan lonjakan pada kuartal kedua, merupakan catatan sejarah yang luar biasa dalam perjalanan PANI, hal ini menunjukan bahwa PANI masih dipercaya oleh pasar sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia”.

Dia menambahkan momentum ini akan menjadi acuan kerja PANI untuk dapat mengembangkan kawasan yang bernilai tinggi dan memiliki ekosistem yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Pencapaian di semester pertama 2026 ini merupakan catatan luar biasa, dimana kita kilas balik 3 tahun lalu pendapatan sebesar Rp 1.2 triliun dan laba bersih sebesar Rp 211 miliar di semester pertama. Hal ini mencerminkan komitmen PANI sejak transformasi bisnis di tahun 2021 yang terus dijaga, dan hasilnya dapat terlihat melalui laporan keuangan pada kuartal ini”pungkasnya. bj1/iqp