Bisnisjatim.id, Jakarta – PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (30/7/2026). Dalam kedua rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui sejumlah agenda strategis, mulai dari pembagian dividen tunai, perubahan susunan Dewan Komisaris, hingga penyampaian laporan kinerja Perseroan sepanjang tahun buku 2025 yang menunjukkan pertumbuhan positif.
Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025, termasuk pembagian dividen tunai sebesar 22,4% dari laba bersih tahun berjalan yang tercatat sebesar Rp4,34 miliar. Kebijakan tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, sekaligus menjaga kemampuan pendanaan untuk mendukung ekspansi usaha.
Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, mengatakan kinerja positif sepanjang 2025 menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan Perseroan di masa mendatang.
“Perseroan berhasil menjaga momentum pertumbuhan sepanjang tahun 2025 melalui penguatan kapasitas produksi, perluasan pasar, serta pengembangan portofolio produk. Pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang telah diberikan, sekaligus mencerminkan optimisme kami terhadap prospek bisnis Perseroan ke depan,” ujar Ujang.
Sepanjang tahun buku 2025, NPGF membukukan penjualan bersih sebesar Rp225,80 miliar atau meningkat 34,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, laba bersih Perseroan juga tumbuh 45,36% secara tahunan, didorong oleh meningkatnya permintaan pasar, penguatan jaringan distribusi, serta optimalisasi operasional.
Dari sisi operasional, Perseroan mencatat lonjakan volume produksi pupuk NPK Granul sebesar 69%. Peningkatan tersebut turut mendorong kapasitas produksi pabrik dari 72.000 ton menjadi 96.000 ton per tahun, sehingga memperkuat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung strategi ekspansi.
Menurut Ujang, peningkatan kapasitas produksi merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing Perseroan.
“Dengan kapasitas yang lebih besar, kami memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memenuhi permintaan pasar dan menangkap peluang pertumbuhan di sektor pertanian,” katanya.
Selain memperbesar kapasitas produksi, NPGF juga memperluas portofolio produk melalui peluncuran Mono Potassium Phosphate (MKP) dan Potassium Nitrate (KNO3). Kehadiran kedua produk tersebut melengkapi lini nutrisi tanaman Perseroan sekaligus memperluas pilihan solusi pemupukan bagi pelaku usaha pertanian.
Sementara itu, dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dengan menggantikan Harry Kurniawan sebagai Komisaris dan Agus Susanto sebagai Komisaris Independen. Perseroan juga mengangkat Agustinus Nicko Ariwibowo sebagai Komisaris Independen.
Dengan keputusan tersebut, susunan pengurus PT Nusa Palapa Gemilang Tbk menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
– Han Galaputra Atmaja – Komisaris Utama
– Agustinus Nicko Ariwibowo – Komisaris Independen
Direksi
– Ujang Suparman – Direktur Utama
– Edy Kurniawan – Direktur
– Prim Galawira Atmaja – Direktur
Ke depan, NPGF akan terus memfokuskan strategi pada peningkatan kapasitas produksi, pengembangan produk bernilai tambah, serta perluasan penetrasi pasar.
Dengan fundamental bisnis yang semakin kuat, Perseroan optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan, menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap kemajuan sektor pertanian nasional.(kar)






