BISNISJATIM.ID – PT Pakuwon Jati Tbk (Pakuwon Group) kembali memperkuat strategi penjualan propertinya dengan menggelar eksibisi “Pesta KPR”. Menggandeng sembilan bank nasional terkemuka, pengembang properti raksasa ini membidik target transaksi baru senilai Rp200 miliar selama ajang pameran berlangsung.
Ajang ini menjadi momentum emas bagi masyarakat yang ingin mengamankan kepemilikan aset properti—mulai dari rumah, apartemen, kondominium, ruko, hingga office park—dengan skema pembiayaan yang jauh lebih ringan di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, menegaskan bahwa pihaknya tetap optimistis terhadap prospek pasar properti nasional karena permintaan riil terhadap hunian dan ruang komersial masih berada di tren yang tinggi.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah strategi pemasaran yang tepat. Karena itu, kami menggandeng sembilan bank besar untuk menghadirkan program KPR dengan bunga yang sangat kompetitif. Kalau di pasaran bunga KPR mulai sekitar 7 persen, dalam event ini bunganya mulai 2,8 persen,” ujar Sutandi di sela pembukaan Pesta KPR Pakuwon Group, Kamis (25/6/2026).
Bunga ‘Fixed’ Berjenjang: Solusi Cicilan Tenang bagi Konsumen
Selain menawarkan nominal bunga yang sangat rendah berkat subsidi besar, sejumlah bank mitra juga menghadirkan skema bunga tetap (fixed rate) berjenjang. Melalui sistem ini, besaran bunga selama beberapa tahun pertama telah ditentukan dan dikunci sejak awal.
Skema ini dinilai menjadi penyelamat bagi finansial konsumen karena cicilan tidak akan langsung melonjak mengikuti fluktuasi suku bunga pasar (floating rate). Kejelasan ini memberikan kepastian nilai angsuran di masa depan.
Sutandi juga mengingatkan masyarakat untuk segera mengambil keputusan investasi, mengingat bank sentral Amerika Serikat (The Fed) diproyeksikan kembali menaikkan suku bunga acuan yang lambat laun akan mengerek suku bunga domestik.
“Kenaikan harga properti dan bunga KPR hanya tinggal menunggu waktu. Karena itu, sekarang menjadi saat yang tepat untuk membeli properti sebelum bunga kembali naik,” kata Sutandi.
Optimisme ini diperkuat oleh capaian internal perusahaan, di mana target penjualan Pakuwon Group pada Mei 2026 kemarin berhasil tercapai sesuai rencana.
Serbu Unit ‘Ready Stock’ Siap Huni dan ‘Fully Furnished’
Pada kesempatan yang sama, General Manager Marketing Pakuwon Group, Liliani Harsono, memaparkan bahwa pengunjung Pesta KPR dibebaskan memilih produk properti unggulan yang tersebar di wilayah Surabaya Barat maupun Surabaya Timur.
Keunggulan utama yang ditawarkan Pakuwon dalam pameran ini adalah ketersediaan unit siap huni (ready stock), bahkan beberapa unit rumah dipasarkan dalam kondisi sudah berperabot lengkap (fully furnished).
Berikut rincian persediaan unit dan harga yang ditawarkan:
1. Rumah Tapak (Landed House): Dipasarkan mulai harga Rp1,7 Miliar. Saat ini tersedia pasokan terbatas, yakni 99 unit ready stock di Surabaya Barat dan 60 unit di Surabaya Timur.
2. Hunian Vertikal (Apartemen/Kondominium): Dipasarkan mulai kisaran Rp600 jutaan hingga Rp800 jutaan, dengan unit yang masih tersedia di kedua kawasan strategis tersebut.
“Selama pameran kami optimistis dapat mencapai target penjualan Rp200 miliar. Kami juga telah menyiapkan klaster baru dan tower baru, meski peluncurannya masih menunggu waktu yang tepat,” pungkas Liliani. (VQI)






