Uncategorized

Dreamlab Growth Hadirkan Model Bisnis ‘One Stop Partner’ untuk Perkuat Ekosistem Beautypreneur Indonesia

×

Dreamlab Growth Hadirkan Model Bisnis ‘One Stop Partner’ untuk Perkuat Ekosistem Beautypreneur Indonesia

Sebarkan artikel ini

teks foto: Fadhila Shahab, Business and Development Director Dreamlab ketika berbicara di ajang Dreampreneur Beauty Academy

 

Bisnisjatim.id, Surabaya – Industri kecantikan di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dan menjanjikan. Di tengah peluang pasar yang semakin terbuka, Dreamlab memperkenalkan Dreamlab Growth, sebuah layanan maklon kosmetik dengan konsep one stop growth partner yang dirancang untuk mendampingi para beauty brand ownermembangun bisnis secara sehat dan berkelanjutan.

Business and Development Director Dreamlab, Fadhila Shahab, menjelaskan bahwa bisnis kosmetik masih menjadi salah satu sektor yang paling stabil di Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa potensi yang besar ini harus dibarengi dengan strategi yang matang agar brand mampu bertahan dalam jangka panjang.

“Bisnis kosmetik masih menjadi bisnis yang tetap tumbuh di Indonesia. Potensinya sangat besar, namun dibutuhkan strategi dan pendampingan yang tepat agar brand bisa berkembang secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Fadhila di sela kegiatan Dreamlab Dreampreneur Beauty Academy di Surabaya baru-baru ini.

Berdasarkan pengalamannya selama 15 tahun di bidang strategi pemasaran dan perencanaan penjualan, Fadhila menilai pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan layanan produksi saja. Mereka membutuhkan pendampingan menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga ekspansi pasar. Menurutnya, membuat produk kosmetik relatif mudah dilakukan, namun tantangan terbesarnya adalah memastikan produk tersebut tetap relevan di tengah persaingan.

“Karena itu, membimbing para calon beautypreneur menjadi salah satu komitmen Dreamlab untuk memastikan industri ini terus bertumbuh,” tambah Fadhila.

Melalui Dreamlab Growth, perusahaan menawarkan layanan terintegrasi yang mencakup pengembangan konsep produk, riset dan formulasi, pengurusan izin edar dari BPOM, desain kemasan, hingga dukungan pemasaran digital. Layanan ini disiapkan agar pemilik brand tidak hanya siap meluncurkan produk, tetapi juga memiliki fondasi bisnis yang kuat.

Selain fokus pada kualitas produk, Dreamlab juga sangat memperhatikan dinamika pasar yang cepat berubah. Dengan adanya tim yang memantau tren terkini, para pemilik brand dibantu untuk menciptakan produk yang memang sedang dicari oleh konsumen. Hal ini bertujuan agar stok produk di gudang tidak mengendap lama dan perputaran modal bisnis para mitra bisa berjalan dengan lebih lancar.

Ke depan, Dreamlab berkomitmen untuk terus membuka akses bagi para pengusaha muda yang ingin merintis bisnis kecantikan dengan modal yang lebih terukur. Melalui program pendampingan yang intensif, diharapkan produk kecantikan lokal tidak hanya jago kandang, tetapi juga memiliki standar kualitas yang tinggi sehingga mampu bersaing di pasar mancanegara dalam waktu dekat.(kar)