Surabaya, BisnisJatim.Id – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperkuat komitmen pengelolaan kawasan industri berkelanjutan melalui kerja sama dengan PT Panah Perak Megasarana (PPM) dalam penerapan teknologi nano bio untuk pengolahan air limbah industri dan limbah yang mengandung logam berat.
Pelaksana Tugas Direktur Pemasaran dan Pengembangan SIER, Lussi Erniawati, menyatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung perlindungan lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya air di kawasan industri.
“Melalui kerja sama ini, kami berupaya menghadirkan solusi pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen SIER mengembangkan kawasan industri hijau,” kata Lussi dalam keterangan resminya, Selasa (20/1).

Implementasi kerja sama tersebut difokuskan pada pemanfaatan teknologi nano bio yang dikembangkan oleh PPM dan akan diterapkan pada fasilitas Waste Water Treatment Plant (WWTP) serta Water Treatment Plant (WTP) milik SIER. Teknologi ini dirancang untuk mengolah air limbah industri menjadi air bersih yang dapat dimanfaatkan kembali bagi kebutuhan operasional industri.
Lussi menuturkan, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Timur, SIER terus melakukan inovasi untuk meminimalkan dampak lingkungan dari aktivitas manufaktur para tenant. Pengelolaan air yang berkelanjutan dinilai menjadi aspek penting dalam mendukung agenda industri hijau dan pembangunan berwawasan lingkungan.
Ia menambahkan, pemanfaatan air hasil olahan limbah diharapkan mampu menyediakan pasokan air industri yang berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan kawasan terhadap penggunaan air tanah.
Selain mendukung aspek keberlanjutan, proyek pengolahan air tersebut juga ditujukan untuk menekan jejak karbon dari limbah cair industri, serta menciptakan efisiensi melalui penyediaan sumber air alternatif yang stabil, didukung sistem otomasi dan pemantauan kualitas air secara real time.
Sementara itu, Direktur Business Development PPM, Andy Z. Nasution, menyampaikan bahwa kemitraan dengan SIER merupakan bentuk kontribusi PPM dalam mendorong pengembangan kawasan industri hijau di Indonesia.
“Kerja sama ini mencakup pembangunan dan pengelolaan fasilitas pengolahan air terintegrasi berbasis WWTP dan WTP, dengan penerapan teknologi nano bio yang efisien dan andal,” ujarnya.
Menurut Andy, teknologi nano bio memungkinkan proses pemurnian air limbah industri dengan tingkat efisiensi tinggi, sehingga air hasil olahan dapat memenuhi standar kualitas air industri serta ketentuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. BJ1







