HeadlineIndustriPerdagangan

OPMS Siap Percepat Kinerja Lewat Ekspansi Distribusi Pangan & Penjajakan Kemitraan Strategis

×

OPMS Siap Percepat Kinerja Lewat Ekspansi Distribusi Pangan & Penjajakan Kemitraan Strategis

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id — PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk(OPMS) memperluas portofolio usahanya ke sektor perdagangan besar makanan dan minuman, menyasar industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang memiliki pertumbuhan stabil dan kebutuhan pasar yang kuat. Diversifikasi ini merupakan langkah strategis OPMS dalam mengakselerasi kinerja dan memperluas sumber pendapatan perusahaan ke depan.

Direktur Utama PT OPMS, Meilyna Widjaja, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan riset pasar mendalam dan kajian kelayakan bisnis secara komprehensif sebelum melangkah ke sektor FMCG. Saat ini OPMS juga sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa calon mitra strategis di industri FMCG yang telah memiliki positioning kuat di pasar.

“Penetrasi OPMS ke sektor distribusi pangan tidak dilakukan secara spekulatif, tetapi berbasis data dan peluang riil. Kami juga dalam tahap komunikasi intensif dengan potensial mitra principal FMCG untuk memperkuat akses rantai pasok dan memperluas cakupan distribusi,” kata Meilyna, Selasa (2/12).

 

Industri FMCG; Sektor Stabil dengan Permintaan Konsisten

Data BPS menunjukkan pertumbuhan industri makanan dan minuman sebesar 6,15% pada triwulan II 2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan konsumsi rumah tangga menyumbang 54,25% terhadap PDB nasional, sektor ini menjadi salah satu segmen ekonomi paling resilien.

Ekspansi OPMS ke sektor ini diproyeksikan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan perusahaan mulai 2026 dan seterusnya, dimana proyeksi internal OPMS di tahun 2026 mencapai Rp 15 miliar hingga Rp 39 miliar pada tahun 2030. Sehingga ROI rata-rata adalah 1434%.

“Proyeksi ini mengindikasikan potensi peningkatan laba dan valuasi perusahaan dalam jangka menengah dan Panjang,” tambahnya.

Saat ini OPMS memiliki gudang seluas 1.150 m² yang didedikasikan untuk lini usaha FMCG, pengelolaan inventory berbasis teknologi, standar Good Distribution Practices (GDP) & Good Manufacturing Practices (GMP), jaringan distribusi aktif di Madura, Jawa Timur serta rencana peningkatan penetrasi pasar dengan model kemitraan UMKM dan distribusi last-mile

Direktur OPMS, Rubbyanto Handaja Kusuma, menambahkan bahwa strategi ekspansi dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi operasional dan keberlanjutan.

“Melalui diversifikasi usaha dan penjajakan kemitraan strategis, OPMS berada pada jalur yang tepat untuk memperluas basis pendapatan, memperkuat struktur bisnis, dan meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Rubbyanto.

Menciptakan Dampak Ekonomi Nyata

Rubbyanto menegaskan bahwa ekspansi ini bukan sekadar perkembangan bisnis, melainkan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional melalui penciptaan multiplier effect; yaitu membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat UMKM local, meningkatkan ketahanan pangan nasional dan mendukung efisiensi rantai pasok.

“Diversifikasi ini tidak hanya mengurangi ketergantungan OPMS pada sektor industri logam, tetapi juga membuka sumber pendapatan baru yang lebih stabil dan tangguh terhadap fluktuasi ekonomi,” ungkap Meilyna.

Dengan positioning sektor yang solid dan arah pertumbuhan yang jelas, OPMS siap memasuki fase ekspansi yang lebih agresif dan terukur. BJ3