MD Pictures Tahun ini Rilis 20 Film

PENGEMBANGAN USAHA. Tahun 2018 MD Pictures membentuk joint venture dengan PT Paw Pic Studio Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp 10 miliar untuk kepemilikan saham sebanyak 60%. Joint venture dilakukan untuk bisnis berkelanjutan, peningkatan kinerja serta  melihat potensi dan peluang bisnis yang berkembang. Di tahun 2019 ini MD Pictures berharap mampu menyasar pangsa pasar lebih besar dibandingkan tahun lalu sekitar 24%.

JAKARTA- PT MD Pictures Tbk (FILM) berencana merilis lebih dari 20 film selama 2019 ini.

Jumlah penonton film produksi MD Pictures pada tahun 2018 berjumlah lebih dari 5,2 juta penonton, dimana 3 film MD Pictures yaitu Danur 2, Asih dan Rasuk masuk dalam Top 15 film yang paling sering ditonton pada tahun 2018.

Untuk 2019 ini, MD Pictures menetapkan rencana pengembangan lebih banyak produk spin-off bagi sejumlah hit franchise-nya, termasuk untuk film Danur, Habibie dan Ainun.

Pada Februari 2019, MD Pictures akan meluncurkan film Foxtrot Six, yaitu sebuah film bergenre laga dan berlatar belakang Indonesia yang membawa pesan kuat tentang bahaya yang dihadapi dunia terkait perubahan iklim. Selain itu, di tahun sama  MD Pictures juga merencanakan empat produksi kemitraan lainnya.

Tahun lalu MD Pictures membentuk joint venture dengan PT Paw Pic Studio Indonesia dengan investasi mencapai sebesar Rp 10 miliar sehingga kepemilikan saham MD Pictures menjadi sebanyak 60%. Pembentukan joint venture ini sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja, melihat potensi dan peluang bisnis yang berkembang untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan. Dengan demikian, MD Pictures memiliki kemampuan untuk peluang yang lebih luas menghasilkan, merilis, dan mendistribusikan lebih banyak film dan video berkualitas.

Diharapkan pada tahun mendatang MD Pictures mampu menyasar pangsa pasar yang lebih besar dibandingkan tahun lalu sekitar 24%.

Seiring dengan pertumbuhan bisnis digital yang terus meningkat tajam, MD Pictures membuka unit bisnis baru yaitu MD Digital pada kuartal ketiga tahun 2018 dan menempatkan orang-orang terbaik di bidangnya untuk mengawasi, melakukan perluasan dan pengembangan distribusi digital serta meraih peluang yang ada. Termasuk dalam kategori pendapatan digital adalah penjualan OTT (Over The Top) ke perusahaan-perusahaan seperti HOOQ, Netflix, dan IFlix, pendapatan iklan yang signifikan dari YouTube, dan produk digital lainnya. MD Pictures memandang bahwa perolehan pendapatan dari unit digital akan terus menjadi pendorong yang signifikan bagi pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas perusahaan di tahun 2019.

Pada 7 Desember 2018 lalu, salah satu produksi MD Pictures, Adit & Sopo Jarwo, serial animasi Indonesia untuk anak-anak memenangkan penghargaan untuk Program Anak-Anak dan Animasi Favorit di Panasonic Gobel Awards ke-21. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan yang kedua untuk serial animasi Adit & Sopo Jarwo dan merupakan pencapaian yang luar biasa bagi  MD Pictures karena meraih penghargaan dalam 2 tahun secara berturut-turut mengungguli persaingan ketat dari Trans 7 dan Indosiar.

Melalui kreativitas tim produksi di MD Animations, Adit & Sopo Jarwo menjadi favorit para penggemar karena karakternya yang menarik, relevan dan menyenangkan sementara pada saat yang sama memberikan pesan edukasi kepada pemirsanya.

Sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya, MD Pictures menjalankan program Corporate Social Responsibility dengan senantiasa mencari cara untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Diantaranya adalah memberikan perhatian kepada kekerasan terhadap perempuan yang juga terjadi dalam industri film. Sejalan dengan itu, MD Pictures turut mendukung pameran seni “Lantern” yang dibuka oleh Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita pada 24-26 November 2018 lalu. Lantern adalah pameran seni untuk memperingati penghapusan kekerasan terhadap perempuan yang dibuat Riandara Pratama dan Cheryl Melwani.(RD)