Bisnisjatim.id, Surabaya – Sebagai kota kelahiran Mikatasa Group, Surabaya kembali menjadi saksi sejarah perjalanan panjang Lem Rajawali. Memasuki tahun 2026, brand legendaris yang telah merajai industri perekat tanah air ini resmi mengumumkan transformasi merek secara menyeluruh. Langkah ini menjadi wujud komitmen untuk tumbuh lebih dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha lokal di Jawa Timur.
Transformasi ini ditandai dengan peluncuran logo baru yang lebih modern serta tiga lini produk inovatif: Rajawali Ultra Glue, Rajawali Silicone Sealant, dan Rajawali Plamir Instant. Ketiga produk ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan teknis yang dihadapi para perajin, UMKM, hingga sektor konstruksi di daerah.
Selama lebih dari 40 tahun, Lem Rajawali telah menjadi bagian tak terpisahkan dari “tangan dingin” para perajin furnitur, sepatu, hingga dekorasi rumah di pelosok Jawa Timur. Transformasi bertajuk “Next Level” ini bukan sekadar pembaruan visual, melainkan penguatan peran Lem Rajawali sebagai mitra strategis dalam rantai ekonomi daerah.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan Lem Rajawali tidak lepas dari dukungan para partner dan pengguna setia di daerah. Dukungan terhadap ekosistem toko bangunan dan perajin lokal adalah cara kami berkontribusi nyata bagi ekonomi Jawa Timur,” ujar Martin Hendriadi, Managing Director PT Mikatasa Agung.
Sepanjang tahun 2025, Lem Rajawali mencatatkan pencapaian luar biasa dengan kenaikan penjualan sebesar 35%, melampaui pertumbuhan tahun 2024. Menatap tahun 2026, perusahaan memasang target pertumbuhan yang lebih agresif, yakni di angka 50% pada semester pertama.
Jawa Timur tetap menjadi pilar kekuatan utama. Saat ini, Lem Rajawali didukung oleh lebih dari 5.000 mitra di Jawa Timur, yang menjadi bagian dari jaringan nasional sebanyak 25.000 outlet. Guna mencapai target tersebut, perusahaan meningkatkan alokasi investasi hingga 60% untuk pengembangan produk dan penguatan pasar pasca-transformasi.
Ekspansi Nasional dan Pasar Ekspor
Meski berakar kuat di Jawa Timur, Lem Rajawali kini tengah bersiap melebarkan sayapnya lebih jauh. Dalam rencana strategis tiga hingga lima tahun ke depan, perusahaan akan memperkuat ekspansi ke luar Pulau Jawa, terutama menyasar kota-kota besar di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Tak hanya berhenti di pasar domestik, transformasi ini juga dipersiapkan untuk membawa produk kebanggaan lokal Surabaya ini menembus pasar ekspor. Melalui semangat “Tumbuh Bersama,” Lem Rajawali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar yang terus bertransformasi demi memajukan industri kreatif dan kesejahteraan pelaku usaha di tanah air.(yon)







