Uncategorized

Banyak Tenant Baru akan Masuk, Bukit Darmo Property Prediksi Kinerja Membaik Tahun 2026

×

Banyak Tenant Baru akan Masuk, Bukit Darmo Property Prediksi Kinerja Membaik Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) memasang target optimistis untuk membalikkan kinerja keuangan pada 2026. Manajemen perusahaan menyampaikan bahwa peningkatan kinerja ditopang oleh bertambahnya tenant baru di Fairway Nine Mall serta progres pembangunan Hotel Hyatt Centric yang terus dikejar.

Direktur PT Bukit Darmo Property Tbk, Brasada Chandra, mengungkapkan bahwa meskipun dalam beberapa tahun terakhir perusahaan masih menelan kerugian, pihaknya yakin kondisi tersebut dapat berbalik. Keyakinan itu hadir seiring sejumlah tenant yang telah menyatakan komitmen untuk mulai beroperasi pada 2026.

“Tahun depan kami berharap kinerja kembali positif. Okupansi Fairway Nine Mall diproyeksikan meningkat signifikan setelah beberapa tenant baru masuk,” ujarnya dalam public expose di Clubhouse Bukit Darmo Golf, Rabu (3/12).

PACU KINERJA: Brasada Chandra, Direktur PT Bukit Darmo Property Tbk menunjukan salah satu fasilitas hotel Hyatt Centric yang harapkan akan mulai beroperasi akhir tahun 2027 dan menyasar segmen bisnis di Surabaya. Foto RIS

Saat ini, tingkat keterisian mal yang berlokasi di Surabaya Barat tersebut berada pada angka 57,4 persen. Dengan masuknya tenant baru, BKDP menargetkan okupansi naik hingga 82 persen pada 2026.

Beberapa tenant yang dipastikan akan menempati mal antara lain Cork & Screw (506 m²), Falcon Fitness (404 m²), Hanam BBQ Resto (403 m²), GBI (1.154 m²), serta Ah Bang Kopitiam, Natural Farm, dan City Garden (4.933 m²).

Selain itu, sebuah perusahaan ritel asal Korea telah menyatakan minat menyewa ruang seluas 3.000 m², ditambah satu supermarket dan sejumlah anchor tenant lain yang masih dalam tahap finalisasi.

“Saat ini kontribusi terbesar pendapatan berasal dari sewa mal, mencapai sekitar 72 persen. Sisanya berasal dari sewa apartemen dan ruang perkantoran,” kata Brasada.

Pembangunan Hotel Hyatt Centric Mulai 2026

Selain pengembangan sisi komersial, BKDP juga memprioritaskan penyelesaian proyek Hotel Hyatt Centric, yang diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan utama perseroan di masa mendatang. Hotel bintang 4 dan 5 tersebut direncanakan memiliki 210 kamar serta fasilitas function room, meeting room, dan Golf Lounge.

Finalisasi desain semula ditargetkan tuntas pada September 2025, namun mundur karena kendala teknis di bagian mekanikal. Proses tender proyek akan dimulai pada Februari–Maret 2026, dengan pembangunan konstruksi dijadwalkan berjalan mulai Juli 2026. Hotel ditargetkan beroperasi pada akhir 2027.

Nilai investasi mencapai Rp 200 miliar, yang seluruhnya bersumber dari dana internal Perusahaan. Tahun 2026 dianggarkan sebesar Rp 100 miliar. Dan sisanya rp 100 miliar akan digunakan pada tahun 2027.

“Hotel akan kami lengkapi dengan multi function hall dan beberapa meeting room. Kapasitas meeting room sekitar 15-20 orang. Namun bisa digabung beberapa meeting room menjadi satu sehingga bisa dipakai untuk acara yang tidak besar seperti anniversary, launching produk dan lainnya,” ujar Brasada.

Kinerja 2025 Masih Tertekan

Sementara itu, BKDP masih mencatatkan rugi hingga kuartal ketiga 2025. Hingga 30 September 2025, perseroan membukukan pendapatan Rp 27,317 miliar, turun 10,49 persen dari posisi akhir 2024 sebesar Rp 30,520 miliar.

Kerugian setelah pajak tercatat Rp 27,227 miliar, membaik dibanding rugi akhir 2024 sebesar Rp 35,9 miliar. Penurunan kinerja tahun ini dipicu oleh tingginya biaya maintenance, overhaul genset, serta tekanan akibat depresiasi rupiah.

“Kami optimis 2026 akan menjadi tahun pemulihan karena biaya perawatan tidak sebesar tahun ini dan tenant-tenant baru akan mulai beroperasi,” tutup Brasada. BJ3