BankHeadlineKeuanganUmum

Tiket Ludes dalam Sepekan, BCA-CitraLand Marathon 2026 Sajikan Rute Lebih Menantang

×

Tiket Ludes dalam Sepekan, BCA-CitraLand Marathon 2026 Sajikan Rute Lebih Menantang

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – Antusiasme masyarakat terhadap ajang BCA-CitraLand Marathon 2026 semakin tinggi. Seluruh tiket lomba lari yang akan digelar pada 6 Desember 2026 tersebut ludes terjual hanya dalam waktu satu minggu sejak pendaftaran dibuka. Sebanyak 7.000 pelari dipastikan ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut.

Peserta tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Capaian ini sekaligus menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap BCA-CitraLand Marathon dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang diikuti 5.500 peserta.

Direktur Ciputra Group, Lauw Hendra mengatakan, tingginya minat peserta menjadi bukti bahwa BCA-CitraLand Marathon telah menjadi salah satu agenda lari yang dinantikan komunitas pelari di Tanah Air. Selain menawarkan tantangan rute, kegiatan ini juga menjadi momentum penutup kalender event lari setiap tahun.

“Sejauh ini respons event BCA-CitraLand Marathon sangat bagus. Terbukti jumlah pesertanya terus naik setiap tahun. Tahun lalu 5.500 peserta. Tahun ini kita challenge naik jadi 7.000. Dalam satu hari, early bird langsung habis. Sedangkan slot seluruhnya habis dalam waktu satu minggu,” ujar Hendra saat peluncuran jersey BCA-CitraLand Marathon 2026, Kamis (5/11).

NEW JERSEY, Lauw Hendra (empat dari kiri) bersama Christiono (tiga dari kiri) serta panitia BCA – Citraland Marathon 2026 dan para model saat melaunching jersey dengan warna dan motif baru yang mencerminkan kesegaran dan udara yang sehat. Foto RIS

Menurut dia, peningkatan jumlah peserta pada penyelenggaraan berikutnya tetap akan mempertimbangkan aspek kenyamanan dan keselamatan pelari. Karena itu, target menembus 10.000 peserta pada tahun depan belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan evaluasi menyeluruh.

Hendra menegaskan, kolaborasi BCA dan CitraLand membawa nama besar kedua perusahaan sehingga kualitas penyelenggaraan harus tetap dijaga. Pihaknya juga melibatkan komunitas lari berpengalaman, terutama We-Run, yang menjadi salah satu penggagas awal kegiatan tersebut.

Dia menambahkan, BCA-CitraLand Marathon sejak awal tidak berorientasi pada keuntungan komersial. Kegiatan ini lebih ditujukan untuk membangun kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat menutup tahun dengan aktivitas olahraga.

“Semangat kita memang event ini non-profit. Kita ingin menutup akhir tahun dengan happy-happy di sini di Surabaya dengan berlari. Tapi nanti kalau ada kelebihan dana akan kita sumbangkan ke yayasan anak yatim di sekitar sini yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia BCA-CitraLand Marathon 2026, Yuliarso Christiono mengatakan, penyelenggaraan tahun ini tidak hanya mencatat peningkatan jumlah peserta, tetapi juga menghadirkan pembaruan dari sisi desain jersey.

Mengusung konsep minimalis, modern, dan dinamis, jersey tahun ini didominasi warna hijau mint. Pemilihan warna tersebut dimaksudkan untuk menghadirkan kesan segar dan energik sekaligus merepresentasikan karakter kawasan CitraLand Surabaya yang identik dengan pepohonan dan ruang terbuka hijau.

Menurut Christiono, warna hijau mint juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan, terutama pentingnya menjaga kualitas udara dan menyediakan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

“Melalui pilihan warna hijau mint ini, BCA-CitraLand Marathon ingin menyampaikan sebuah harapan sederhana, yaitu Indonesia Segera Segar Kembali, agar masyarakat di seluruh Indonesia dapat kembali menikmati udara bersih dan segar serta beraktivitas di lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” ungkapnya.

Dari sisi perlombaan, Race Director BCA-CitraLand Marathon 2026, Fredy Teguh menjelaskan, terdapat lima kategori yang dapat diikuti peserta, yakni 5K, 10K, half marathon, full marathon, dan Ekiden atau lari beregu.

Panitia juga menyiapkan sejumlah penyesuaian rute untuk meningkatkan kenyamanan pelari. Kategori 5K akan menggunakan jalur baru yang belum pernah diterapkan pada penyelenggaraan sebelumnya. Sedangkan rute 10K, half marathon, dan full marathon masih mempertahankan jalur tahun lalu dengan beberapa penyesuaian.

Khusus peserta full marathon, panitia menyiapkan pengalaman berlari melintasi Radial Road. Sementara rute kategori Ekiden turut diubah berdasarkan masukan peserta dari penyelenggaraan sebelumnya.

Fredy mengatakan, evaluasi terutama dilakukan untuk mengurangi potensi hambatan antarpeserta, sehingga pelari yang mengejar catatan waktu terbaik dapat berlari lebih leluasa.

“Tahun ini kita buat lebih menarik dan teman-teman yang hobinya lari kencang akan lebih nyaman, tidak terhambat seperti evaluasi dari pengalaman tahun lalu. Tahun lalu ada yang terhambat. Makanya tahun ini peserta 5K kita ubah rutenya,” jelasnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan event ini juga datang dari BCA. Kepala KCU BCA Bukit Darmo, Stephen Pradana mengatakan, partisipasi BCA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pola hidup sehat dan keseimbangan antara pekerjaan dengan kesehatan atau work-life balance.

Menurut Stephen, kegiatan olahraga bersama juga menjadi sarana mempererat hubungan antara BCA, Ciputra Group, dan para nasabah. Karena itu, keberhasilan event tidak semata-mata diukur dari sisi keuntungan, melainkan juga kekuatan interaksi dan komunitas yang terbentuk.

“Kita tidak cari profit dalam event ini. Kita lebih terfokus ke engagement-nya. Jadi, kita mau bentuk komunitas, engagement yang kuat. Dengan adanya event ini, kita mensinergikan antara BCA, Ciputra, maupun nasabah. Kita bisa bersama-sama lebih kuat,” pungkasnya. bj3/ris