Jakarta, BisnisJatim.Id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual signifikan pada perdagangan Selasa (3/11). Indeks ditutup melemah 192,543 poin atau 3,778 persen ke posisi 4.904,287 pada akhir sesi II.
Pelemahan IHSG diikuti dominasi saham yang berakhir di zona merah. Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 964 saham mengalami penurunan harga, sedangkan hanya 102 saham mencatatkan kenaikan. Sementara itu, 159 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Total nilai transaksi perdagangan saham tercatat mencapai Rp10,9 triliun.

Sejumlah saham masih mampu mencatatkan penguatan di tengah tekanan pasar. Saham BSWD naik Rp1.600 menjadi Rp9.675 per lembar. Kemudian BLTZ menguat Rp360 ke posisi Rp3.240 per lembar dan UNIC naik Rp475 menjadi Rp14.175 per lembar.
Sebaliknya, beberapa saham mengalami koreksi cukup dalam. Saham ADES turun Rp1.700 menjadi Rp29.800 per lembar. Selanjutnya, UNTR melemah Rp675 ke level Rp23.175 per lembar, sedangkan GGRM terkoreksi Rp650 menjadi Rp15.450 per lembar.
Dari sisi aktivitas perdagangan, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi salah satu yang paling aktif dengan frekuensi transaksi sebanyak 67.208 kali dan nilai transaksi Rp857 miliar.
Posisi berikutnya ditempati BBCA dengan frekuensi 56.568 kali dan nilai transaksi Rp1,3 triliun. Sementara saham BMRI mencatatkan 42.633 kali transaksi dengan nilai mencapai Rp782 miliar. bj1/jak







