Surabaya, BisnisJatim.Id – Hotel Java Paragon Surabaya menghadirkan perayaan Oktoberfest dengan mengedepankan sajian kuliner khas Jerman untuk memberikan pengalaman autentik bagi pengunjung, khususnya komunitas ekspatriat yang merindukan makanan dari negara asalnya.
Berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya yang menghadirkan bazar bir dari berbagai negara, Oktoberfest kali ini lebih berfokus pada pengenalan beragam hidangan tradisional Jerman. Konsep tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kuliner sekaligus menghadirkan suasana perayaan khas Negeri Panser di Surabaya.
Manajer Food and Beverage Hotel Java Paragon Surabaya, Oni Almuchlisun, mengatakan perubahan konsep dilakukan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Jerman kepada masyarakat yang lebih luas.
“ Kali ini kami ingin lebih memperkenalkan produk makanan Jerman. Jadi, pengunjung bisa mengenal berbagai hidangan khas Jerman, selain menikmati bir lokal dan bir asli Jerman,” ujarnya.

Sejumlah menu khas disiapkan untuk memeriahkan acara tersebut, di antaranya bratwurst, yakni sosis tradisional Jerman, serta schweinshaxe berupa kaki babi yang dipanggang hingga matang. Hidangan tersebut menjadi bagian dari sajian yang identik dengan tradisi kuliner Oktoberfest.
Untuk memperkuat atmosfer perayaan, Java Paragon juga menghadirkan pelayan yang mengenakan busana tradisional Bavaria. Dekorasi dan pelayanan bernuansa Jerman tersebut menambah pengalaman bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana Oktoberfest tanpa harus bepergian ke luar negeri.
Oni menjelaskan, Oktoberfest merupakan festival tradisional yang berasal dari Jerman dan umumnya berlangsung mulai pertengahan September hingga awal Oktober. Tradisi tersebut kini dikenal luas di berbagai negara dan menjadi ajang berkumpul sambil menikmati makanan serta minuman khas Jerman.
Di Java Paragon Surabaya, perayaan tersebut juga menjadi wadah pertemuan komunitas ekspatriat yang tinggal di Kota Pahlawan.
Antusiasme pengunjung pada penyelenggaraan tahun ini disebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Lebih dari separuh pengunjung yang hadir merupakan ekspatriat, menunjukkan besarnya minat komunitas warga asing terhadap kegiatan yang menghadirkan pengalaman budaya dari negara asal mereka.
Salah seorang ekspatriat asal Jerman, Mark, yang telah tinggal di Surabaya selama sekitar sembilan tahun, mengaku senang dapat menikmati suasana Oktoberfest di kota tempat tinggalnya saat ini.
Menurutnya, Oktoberfest bukan sekadar festival makanan dan minuman, melainkan tradisi rakyat yang identik dengan kebersamaan serta kesempatan berkumpul bersama teman dan keluarga.
“Di Jerman, Oktoberfest merupakan perayaan rakyat. Kami bisa menikmati makanan dan minuman khas Jerman dalam suasana yang meriah. Di sini, saya senang bisa merayakannya bersama teman-teman,” ungkapnya.
Mark menuturkan, salah satu hal yang paling dinantikan dalam perayaan tersebut adalah kesempatan menikmati hidangan yang biasa dijumpai di negara asalnya. Sejumlah makanan khas Jerman, termasuk olahan daging babi dan roti tradisional, relatif sulit ditemukan di Surabaya.
Karena itu, kehadiran menu autentik Jerman di Java Paragon memberikan pengalaman tersendiri bagi dirinya dan komunitas ekspatriat lainnya.
Melalui perayaan Oktoberfest, Java Paragon Surabaya tidak hanya menawarkan pengalaman bersantap, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi budaya bagi masyarakat lokal dan warga asing. Sajian kuliner khas Jerman menjadi sarana untuk mengenalkan tradisi negara tersebut sekaligus mengobati kerinduan para ekspatriat terhadap kampung halaman. bj7/lin







