HeadlineKeuanganPasar Modal

IHSG Anjlok 11,57 Persen ke Level 5.185, Transaksi Saham Capai Rp31,8 Triliun

×

IHSG Anjlok 11,57 Persen ke Level 5.185, Transaksi Saham Capai Rp31,8 Triliun

Sebarkan artikel ini

Jakarta, BisnisJatim.Id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual besar pada perdagangan Jumat (16/10). IHSG ditutup merosot 678,675 poin atau 11,574 persen ke posisi 5.185,105 pada akhir sesi II.

Pelemahan tajam tersebut tercermin dari dominasi saham yang berakhir di zona merah. Tercatat sebanyak 1.199 saham mengalami penurunan harga, sedangkan hanya 34 saham yang menguat dan 56 saham lainnya ditutup stagnan. Total nilai transaksi perdagangan mencapai Rp31,8 triliun.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mampu mencatatkan kenaikan harga. Saham BSWD naik Rp1.125 menjadi Rp5.625 per lembar, disusul ABDA yang menguat Rp940 ke posisi Rp4.710 per lembar. Sementara itu, saham TRUK bertambah Rp640 menjadi Rp3.220 per lembar.

Sebaliknya, beberapa saham mengalami penurunan harga signifikan. DCII terkoreksi Rp4.825 menjadi Rp188.175 per lembar. Saham UNTR turun Rp2.625 ke level Rp22.625 per lembar, sedangkan ITMG melemah Rp2.300 menjadi Rp23.000 per lembar.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham perbankan menjadi yang paling aktif ditransaksikan. BBRI mencatatkan frekuensi perdagangan tertinggi sebanyak 219.483 kali dengan nilai transaksi Rp3,2 triliun.

Posisi berikutnya ditempati BBCA dengan frekuensi 185.072 kali dan nilai transaksi Rp6,4 triliun. Adapun BMRI diperdagangkan sebanyak 159.243 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp2,7 triliun.

Penutupan perdagangan tersebut menunjukkan tekanan jual yang luas di pasar saham domestik, dengan mayoritas saham melemah dan IHSG terkoreksi lebih dari 11 persen dalam sehari. bj1/ris/iqp