Surabaya, BisnisJatim.Id – Di tengah tantangan pasar properti yang masih dibayangi tingginya suku bunga dan fluktuasi nilai tukar, Ciputra Group tetap optimistis menggarap segmen hunian premium. Melalui proyek CitraGarden Sidoarjo, pengembang tersebut kembali menghadirkan rumah mewah terbaru tipe Victoria yang dipasarkan dengan harga mulai Rp7 – Rp9 miliar per unit.
General Manager CitraGarden, Kevyn Hadianto, mengatakan peluncuran tipe Victoria dilakukan karena permintaan untuk hunian premium masih menunjukkan prospek yang positif. Hal itu terlihat dari penjualan produk lake view yang sebelumnya diluncurkan dan telah terserap pasar dalam waktu relatif singkat.
“Dari 20 unit rumah premium lake view yang sebelumnya kami pasarkan dengan harga Rp4 – Rp5 miliar, saat ini hanya tersisa satu unit saja. Karena itu kami optimistis tipe Victoria juga mendapat respons yang baik dari pasar,” kata Kevyn saat meninjau rumah contoh tipe Victoria di CitraGarden Sidoarjo, Minggu.

Menurutnya, tipe Victoria merupakan produk eksklusif yang dibangun terbatas hanya 10 unit. Hunian ini memiliki ukuran lahan lebih gede yakni 12 x 23 meter dan menjadi produk lake view terakhir yang tersedia di kawasan tersebut.
Target pasar yang dibidik tidak hanya konsumen baru yang mencari hunian mewah di kawasan Sidoarjo, tetapi juga pelanggan lama yang ingin meningkatkan kelas huniannya. Saat ini, sekitar 20 hingga 30 persen pembeli di CitraGarden merupakan repeat buyer.
“Kontribusi pembeli lama cukup besar. Mereka sudah mengenal kualitas produk kami dan memilih melakukan upgrade hunian. Hingga pertengahan tahun ini, pencapaian penjualan proyek telah mencapai sekitar 50 persen dari target tahunan,” ujarnya.
Direktur Ciputra Group, Agung Krisprimandoyo, mengakui kondisi industri properti saat ini cukup menantang akibat kenaikan suku bunga perbankan dan penguatan dolar Amerika Serikat yang berdampak pada daya beli masyarakat. Namun, untuk segmen premium masih memiliki ceruk pasar yang potensial untuk dikembangkan.
“Setiap proyek Ciputra Group memiliki strategi untuk menggarap niche market. Segmen premium tetap menarik karena kebutuhan masyarakat terhadap hunian berkualitas tidak pernah berhenti,” katanya.
Agung menambahkan, keberadaan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terus ditawarkan perbankan dengan berbagai program menarik menjadi salah satu faktor yang menjaga pergerakan pasar properti nasional.
“Sebagian besar, 70-90 persen, pembelian rumah masih menggunakan skema kredit. Karena itu, selama akses KPR tetap tersedia, pasar properti akan tetap bergerak,” ujarnya.
Sementara itu, Marketing Manager CitraGarden, Febi Herawaty, menjelaskan bahwa Victoria mengusung desain modern tropical classic American yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern.
Selain memiliki pemandangan danau, rumah ini dilengkapi berbagai fitur premium seperti kolam renang pribadi, lift pribadi, fasilitas pengisian daya kendaraan listrik (EV home charging), sistem smart home, smart control panel, serta bay window.
Untuk mendorong penjualan selama Juni 2026, CitraGarden menawarkan sejumlah program promosi berupa bonus emas lima gram, iPhone 17, subsidi bunga KPR sebesar 2 persen, serta pembebasan sejumlah biaya transaksi.
“Selain tipe Victoria, kami juga masih menyediakan berbagai pilihan rumah dengan harga mulai Rp1,6 miliar hingga Rp5 miliar yang dapat memanfaatkan program PPN Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP),” kata Febi. bj3






