Surabaya, BisnisJatim.Id – Sebagai upaya mengajak semua stakeholder semakin peduli terhadap pemenuhan gizi dan Kesehatan anak, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) kembali menggelar Apresiasi Karya Jurnalistik JAPFA (AKJJ) 2026.
Tahun ini kegiatan AKJJ 2026 merupakan yang ketiga kalinya. Dan kali ini mengangkat tema “18 Tahun JAPFA for Kids: Kolaborasi untuk Generasi Penerus Bangsa – Dari Data, Fakta, hingga Cerita Lapangan”.
Tema tersebut menjadi refleksi perjalanan JAPFA for Kids selama 18 tahun dalam mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan anak Indonesia, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat edukasi publik mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak.
Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs JAPFA, mengatakan, selama 18 tahun, JAPFA for Kids hadir sebagai bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan anak Indonesia.
Dia percaya bahwa membangun masa depan Indonesia dimulai dari memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik dan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pola hidup sehat.
“Melalui penyelenggaraan AKJJ untuk ketiga kalinya ini, kami ingin memperkuat kolaborasi bersama media dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya mempersiapkan generasi penerus bangsa,” ujar Rachmat, Selasa (19/5).

Melalui penyelenggaraan AKJJ 2026, JAPFA berharap semakin banyak karya jurnalistik yang mampu memperluas pemahaman masyarakat sekaligus mendorong perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih sehat.
AKJJ juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan data, fakta, dan cerita lapangan untuk memperkuat edukasi publik terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak Indonesia.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi elemen penting dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Kami berharap sinergi antara dunia usaha, media, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” ujar dia.
Dalam kegiatan AKJJ 2026, JAPFA menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang profesional untuk memastikan kualitas karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dewan juri tersebut antara lain jurnalis senior sekaligus Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Akhmad Munir, fotografer jurnalistik senior Beawiharta, serta pakar gizi masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, M.P.H.
Ada beberapa kategori yang dilombakan yakni Karya Jurnalistik Cetak, Karya Jurnalistik Online dan Karya Jurnalistik Foto. Sedangkan hadiah yang disediakan cukup menarik yakni Juara 1 Rp 20 juta, Juara 2 Rp 15 juta dan Juara 3 Rp 12 juta.Selain itu, kami juga sediakan hadiah hiburan untuk 5 pemenang masing-masing Rp 1 juta.
“Kami berharap tahun ini akan semakin banyak teman-teman jurnalis yang berpartisipasi dan mengirimkan karya yang lebih baik dari tahun lalu. Tahun lalu dari Surabaya ada yang jadi pemenang. Kami berharap tahun ini ada lagi yang juara,” pungkas Rachmat. bj3






