HeadlinePropertiResidensial

Serah Terima Desember 2025, Royal Residence Fokus Kembangkan Cluster Organica, Harga Mulai Rp 5 M

×

Serah Terima Desember 2025, Royal Residence Fokus Kembangkan Cluster Organica, Harga Mulai Rp 5 M

Sebarkan artikel ini

Surabaya – Di tengah melambatnya pergerakan ekonomi dan sikap wait and see dari para konsumen, PT Bhakti Tamara, pengembang Royal Residence, tetap menunjukkan optimisme tinggi. Mereka menargetkan serah terima unit tahap pertama di cluster premium Organica akan terealisasi pada Desember 2025.

Direktur Utama Royal Residence, Lodewyk Wattimena, mengatakan bahwa meski pasar properti kelas atas mengalami perlambatan, permintaan terhadap hunian premium sejatinya masih ada. Hanya saja, banyak calon pembeli masih bersikap hati-hati menanti kepastian arah kebijakan pemerintah dan pemulihan ekonomi nasional.

“Sebenarnya pasarnya masih ada, tapi banyak yang menunggu. Mereka ingin melihat dulu efek dari kebijakan ekonomi pemerintah,” ujar Lodewyk saat meninjau langsung progres pembangunan cluster Organica, Sabtu (20/9).

Ia berharap berbagai stimulus ekonomi dari pemerintah, termasuk penempatan dana Rp 200 triliun di lima bank BUMN, bisa segera menggerakkan roda ekonomi. Dengan begitu, pelaku usaha maupun konsumen bisa mulai lebih percaya diri dalam mengambil keputusan investasi, termasuk untuk properti.

TINJAU CLUSTER: Lodewyk Wattimena dan Dina meninjau cluster Organica di Royal Residence yang terus dikebut pembangunannya dan ditargetkan Desember 2025 sudah bisa serahterima unit ke konsumen. Foto IST.

60 Persen Unit Tahap Pertama Sudah Terjual

Cluster Organica merupakan salah satu kawasan hunian paling premium di Royal Residence. Saat ini, pengembangan baru memasuki tahap pertama (Peanut A) dari total tiga tahap yang direncanakan. Dari 25 unit yang dipasarkan di tahap ini, sebanyak 60 persen sudah berhasil terjual.

“Pembangunan kami kebut. Rumah contoh sudah jadi, lingkungan mulai tertata, dan dua gerbang—utama dan khusus Peanut A—sudah selesai. Bahkan, tanaman hias sudah mulai tumbuh untuk memperkuat kesan eksklusif kawasan ini,” kata Lodewyk.

Yang menarik, Royal Residence mengusung konsep berbeda untuk Organica. Jika biasanya hanya 40 persen dari luas kawasan digunakan untuk fasilitas umum, di Organica justru dibalik: 60 persen lahan dialokasikan untuk fasilitas umum, sisanya untuk rumah, menjadikannya lebih lega dan nyaman.

Dikembangkan di Lahan 6 Hektar, Harga Mulai Rp 5 Miliar

Dina, Marketing Manager Royal Residence, menjelaskan bahwa Cluster Organica dibangun di atas lahan seluas 6 hektar, dan akan mencakup 59 unit rumah yang terbagi dalam tiga tahap: Peanut A, B, dan C.

Untuk tahap pertama, tersedia dua tipe rumah:

  • Marella (9×20 m) luas bangunan 200 m2 seharga Rp 5 miliar
  • Margaret (12×22 m) luas bangunan 300 m2 seharga Rp 8 miliar

“Unit Marella saat ini bisa ikut program PPN DTP, jadi cukup menarik bagi konsumen,” ujar Dina.

Selain Organica, Royal Residence juga memasarkan tipe rumah lainnya yang lebih terjangkau. Rumah-rumah ready stock tersedia dengan harga mulai Rp 1–1,5 miliar. Semua tipe ready stok bisa ikut program PPN DTP. Sementara tipe Palazio yang eksklusif di boulevard ditawarkan terbatas hanya 10 unit dengan harga Rp 2–3 miliar.

Optimisme Menyambut Akhir Tahun

Dengan waktu empat bulan tersisa hingga akhir tahun, Royal Residence berkomitmen mengoptimalkan penjualan unit tersisa di Peanut A, sekaligus mempersiapkan serah terima sesuai jadwal pada Desember 2025.

“Kami tetap yakin dengan daya tarik Organica yang premium dan penataan kawasan yang sangat memperhatikan kenyamanan. Ini akan menjadi nilai tambah bagi konsumen,” pungkas Lodewyk.