HeadlinePropertiResidensial

Walikota Eri Cahyadi Apresiasi Aksi Sosial yang Dilakukan Royal Residence bersama UK Petra Surabaya

×

Walikota Eri Cahyadi Apresiasi Aksi Sosial yang Dilakukan Royal Residence bersama UK Petra Surabaya

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sosial, Royal Residence Surabaya bersama UK Petra menggelar bhakti sosial. Aksi menarik dengan tema Petra – Royal Residence , Miles To Go, Life To Grow tersebut digelar pada Sabtu, 20 September 2025.

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kegiatan sosial yang dilakukan Royal Residence bersama UK Petra. Bahkan dia sangat mengapresiasi karena CSR Program Kampung Pancasila yang diberikan ke Pemkot Surabaya tidak disebutkan terbuka nilainya.

“Hari ini Royal Residence memberikan contoh yang baik. Memberikan CSR tapi tidak disebutkan nilainya. Semoga semuanya ada berkahnya. UK Petra juga akan bangun rumah sakit disini dan menerima BPJS dan biaya lebih murah. Semoga tambah berkah dan sukses,” kata Eri Cahyadi, Sabtu (20/9).

AKSI SOSIAL: Lodewyk Wattomena secara simbolis menyerahkan bantuan CSR Program Kampung Pancasila kepada Walikota Surabaya, Eri Cahyadi yang didampingi istrinya, Rini Indriyani. Foto IST.

Dia juga mengapresiasi Royal Residence yang membangun 6 tempat ibadah berjejer. Hal ini mencerminkan nilai Pancasilla yang menjaga keguyuban dan semangat gotong royong. Dia menggambarkan saat merebut Kemerdekaan RI. Semua bergerak tanpa melihat apa suku dan agamanya.

Walikota, lanjutnya, hanya dirijen. Pemimpin yang sebenarnya adalah orang-orang yang mau berbagi dan membantu orang lain yang susah yang ada disekitarnya. Dan itu tercermin dalam kegiatan sosial yang dilakukan Royal Residence bersama UK Petra.

Ini sangat luar biasa.  Ini bisa jadi contoh. Jadi pergerakan bersama. Pergerakan yang kuat membatu yang lemah. Yang lemah menghormati yang kuat. InsyaAllah kota akan diberkati Tuhan dan masyarakatnya akan Sejahtera.

“Tidak ada yang lebih baik diantara kita. Tidak ada yang lebih sempurna diantara kita. Maka ketika kita bersama dengan gotong royong, menjalankan Pancasila tidak hanya di lisan saja , tapi dalam kegiatan dan tingkah laku, maka disitulah sejatinya warga Kota Surabaya,” ungkapnya.

Lodewyk Wattimena, Direktur Utama Royal Residence mengatakan, aksi sosial bersama UK Petra ini baru pertama kali dilakukan. Namun melihat antusiasme warga, tidak menutup kemungkinan tahun depan akan dilakukan lagi.

Apalagi UK Petra juga akan membangun kampus internasional dan Rumah Sakit di Royal Residence sehingga Kerjasama bertema sosial bisa dilakukan bersama-sama lagi. Bahkan sangat mungkin bisa dilakukan lebih besar lagi.

“Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi warga perumahan dan sekitarnya sesuai program Pak Wali (Walikota). Ada keguyuban diantara warga perumahan dan sekitarnya. Tidak ada batas,” kata Lodewyk.

Dikatakan, semula panitia menargetkan kegiatan sosial berupa pemeriksaan Kesehatan umum dan Kesehatan gigi diikuti 500 orang. Namun saat pelaksanaan pesertanya membludak menjadi 1.414 orang. Selain dari warga perumahan, juga warga dari Kecamatan Lakarsantri dan Wiyung. Bahkan pemeriksaan Kesehatan ini juga diikuti anak-anak. Sehingga mereka bisa memeriksakan Kesehatan gigi sejak dini. Mereka menerima bingkisan dari panitia.

“Saya sampaikan terimakasih pada warga Lakarsantri dan Wiyung yang mengikuti pemeriksaan Kesehatan umum dan gigi. Apa yang sudah kita lakukan hari ini semoga bermanfaat bagi semuanya. Mudah-mudahan sinergi Royal Residence dengan UK Petra, warga dan Pemkot Surabaya bisa terus dilakukan. Kita  jaga keguyuban bersama sehingga menjadi kekuatan bagi Pemerintah Kota Surabaya,” ungkapnya.

Prof Dr. Rolly Intan, Direktur Eksekutif YPTK Petra, menambahkan, kegiatan ini merupakan kolaborasi nyata antara UK Petra dan Royal Residence. Bentuk kegiatannya berupa pemeriksaan Kesehatan umum dan gigi yang didukung FK dan FKG UK Petra.

“Walaupun baru pertama kali kami laksanakan tapi acara ini sangat sukses. Kami berharap, bhakti sosial bisa diadakan setiap tahun. Bahkan kalau RS Petra nanti dibangun, pelayanan bisa maksimal lagi,” kata Prof. Rolly.

Dikatakan, YPTK Petra akan membangun Rumah Sakit Petra di Royal Residence. Saat ini UK Petra memiliki lahan seluas 104 hektar di Royal Residence dan dibagi menjadi 2 kavling. Yang 2 hektar untuk membangun RS Petra. Sedangkan yang 8,4 hektar untuk kampus internasional Petra. Sehingga nantiny akan banyak mahasiswa asing kesini dan bisa menambah devisa.

RS Petra akan dibangun 17 lantai dengan luas 30.000 m2. Saat ini desain sudah selesai dan dalam proses pengurusan perijinan. Semula akan dibuat Teaching Hospital untuk mendidik mahasiswa menjadi dokter.

‘Harapan kami menjadi rumah sakit yang bisa melayani warga sekitar secara efektif dan efisien dengan biaya yang lebih murah. Sehingga RS Petra bisa memberikan makna dan menfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkas Rolly. BJ1