HeadlineIndustriPerdagangan

Bidik Investor Gen Z, NJS Gold Kenalkan Investasi Logam Mulia dengan Gramasi Kecil

×

Bidik Investor Gen Z, NJS Gold Kenalkan Investasi Logam Mulia dengan Gramasi Kecil

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – Kesadaran berinvestasi di kalangan generasi muda atau Gen Z mulai membuka peluang baru bagi industri emas. Logam mulia yang selama ini identik dengan instrumen penyimpanan kekayaan jangka panjang kini semakin relevan bagi anak muda yang ingin membangun aset sejak dini.

Founder dan CEO NJS Gold, Naomi Julia, mengatakan perusahaan turut membidik generasi muda untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya investasi, khususnya melalui kepemilikan emas. Upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan produk logam mulia yang dapat dibeli sesuai kemampuan finansial konsumen.

“Memang kita bidik Gen Z, supaya mereka paham dan sadar untuk berinvestasi,” ujar Naomi saat talkshow di acara Pameran Perhiasan di Shangrila Hotel Surabaya, Sabtu (17/10).

SEGMEN MUDA: Naomi Julia bersama kedua anaknya menunjukan varian logam mulia NJS mulai 0,5 gram hingga 5 gram untuk menyasar kalangan muda yang mulai gemar berinvestasi emas dan perhiasan. Foto RIS

Menurut Naomi, kesadaran investasi di kalangan anak muda tidak selalu harus dimulai dari edukasi formal. Lingkungan keluarga dan kebiasaan mengelola keuangan juga dapat berperan dalam membentuk pola pikir generasi muda terhadap pentingnya membangun aset.

Untuk menjangkau investor pemula, NJS Gold menawarkan logam mulia dalam empat pilihan berat, yakni 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, dan 5 gram. Variasi tersebut memungkinkan konsumen menyesuaikan pembelian dengan anggaran yang tersedia.

“Dengan pilihan gramasi kecil, generasi muda dapat mulai mengenal investasi emas tanpa harus menunggu memiliki dana besar. Pembelian pun dapat dilakukan secara bertahap sesuai kondisi keuangan dan target yang ingin dicapai,” tambah dia.

Strategi ini sejalan dengan kebutuhan Gen Z yang umumnya sedang membangun kemandirian finansial, mulai dari mengatur pendapatan, menyiapkan dana darurat, hingga merencanakan tujuan keuangan jangka panjang.

Meski demikian, investasi emas tetap perlu dilakukan secara terukur. Anak muda perlu memastikan kebutuhan pokok dan dana darurat terpenuhi sebelum mengalokasikan uang untuk membeli logam mulia.

Naomi menilai emas memiliki daya tarik sebagai aset yang dapat dipertimbangkan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi. Ia menyinggung pengalaman krisis moneter 1998 sebagai pelajaran mengenai pentingnya memiliki aset yang dapat membantu menjaga nilai kekayaan.

“Bagi investor muda, memahami harga beli, harga jual kembali atau buyback, serta selisih harga jual dan beli menjadi hal penting sebelum melakukan transaksi. Selisih tersebut dapat memengaruhi hasil investasi, terutama jika emas dijual kembali dalam waktu singkat,” katanya.

Selain menyasar investor muda, NJS Gold menekankan aspek informasi dan verifikasi produk. Melalui sistem barcode atau QR code pada kemasan, konsumen dapat mengakses informasi seperti nomor seri, kadar emas, gramasi, dan keterangan standar yang dicantumkan.

Informasi tersebut diharapkan membantu konsumen memeriksa identitas produk sebelum membeli. Calon investor tetap perlu memastikan kesesuaian data digital dengan produk fisik, serta memeriksa dokumen pendukung dan kanal verifikasi resmi perusahaan.

“Dengan menyasar Gen Z melalui produk yang tersedia dalam gramasi kecil, NJS Gold berharap dapat mendorong semakin banyak anak muda mengenal investasi emas sejak dini,” ujarnya.

Dia mengatakan, kualitas material menjadi salah satu aspek utama yang diperhatikan perusahaan dalam menghadirkan produk logam mulia. Selain kadar kemurnian, pemilihan bahan baku dan sistem pengamanan produk juga menjadi perhatian untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

Menurutnya, logam mulia yang disiapkan NJS Gold memiliki kadar kemurnian 99,99%. Perusahaan juga menekankan pentingnya jaminan mutu agar konsumen memperoleh informasi yang jelas mengenai produk emas yang dibeli.

“Kadar logam mulia 99,99% itu sudah pasti. Kami juga memastikan bahan baku dan material yang digunakan memenuhi standar yang kami tetapkan,” tutup dia. bj3/zal