HeadlinePropertiResidensial

Royal Residence Rilis Tipe Baru Berkonspe Resor, Harga Mulai Rp 4,7 M dan Diskon Hingga Rp 300 juta

×

Royal Residence Rilis Tipe Baru Berkonspe Resor, Harga Mulai Rp 4,7 M dan Diskon Hingga Rp 300 juta

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – Pengembang Royal Residence Surabaya memperkuat penetrasi di pasar properti premium dengan meluncurkan dua tipe hunian baru, Meredith dan Maeva, di cluster Organica. Kedua tipe tersebut mengusung perpaduan gaya American Style dan arsitektur resor untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap rumah mewah yang nyaman sekaligus eksklusif.

Direktur Utama Royal Residence Surabaya, Lodewyk Wattimena, mengatakan pasar properti hingga triwulan III 2026 masih bergerak fluktuatif. Menurutnya, ketidakpastian ekonomi dan politik menjadi faktor yang mendorong calon pembeli menunda keputusan pembelian rumah.

“Kondisi pasar properti masih belum stabil. Bukan karena daya beli, tetapi situasi ekonomi dan politik yang membuat orang cenderung menahan diri untuk membeli,” ujar Lodewyk saat meninjau rumah contoh Royal Residence Surabaya, Minggu (11/10).

KONSEP RESOR: Lodewyk Wattimena dan Dina saat meninjau rumah contoh di cluster Organica, Royal Residence Surabaya. Kali ini Royal Residence kembali merilis tipe baru Meredtih dan Maeva, hunian berkonsep resor dengan harga mulai Rp 4,7 miliar. Foto RIS

Di tengah kondisi tersebut, Royal Residence tetap optimistis terhadap prospek segmen premium. Pasar hunian kelas atas dinilai memiliki daya tahan relatif lebih baik dibandingkan segmen menengah karena didukung kemampuan finansial konsumen yang lebih kuat.

Lodewyk menilai, konsumen di segmen premium yang memiliki rencana pembelian cenderung merealisasikan kebutuhannya. Sebaliknya, kelompok menengah lebih mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan pembiayaan sebelum mengambil keputusan.

“Di segmen premium, pasarnya cenderung stabil. Karena secara finansial mereka tidak terpengaruh situasi ekonomi. Namun, di segmen menengah itu yang paling terdampak. Sebab itu, kami berani merilis kembali tipe baru karena ceruk pasarnya terbuka,” katanya.

Cluster Organica dikembangkan dengan konsep terbatas dan eksklusif melalui tiga subcluster, yakni Peanut A, Peanut B, dan Peanut C. Saat ini, pengembangan baru dilakukan di Peanut A dengan total 25 unit. Sekitar 50 persen unit di kawasan tersebut telah terjual, dengan harga berkisar Rp4,7 miliar hingga Rp7,9 miliar.

Untuk mengakomodasi preferensi konsumen, pengembang juga menyediakan sejumlah fasilitas tambahan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, antara lain kolam renang dan ruang attic.

Sementara itu, Marketing Manager Royal Residence, Dina, menjelaskan bahwa Meredith dan Maeva melengkapi dua tipe sebelumnya, yakni Marella dan Margaret. Sejumlah unit dari produk terdahulu telah dibangun, bahkan sebagian sudah diserahterimakan kepada konsumen.

Peluncuran dua tipe baru tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap produk sebelumnya. Penyesuaian dilakukan pada tata letak ruang, tampilan fasad, luas bangunan, hingga penyediaan kamar mandi dalam di setiap kamar tidur.

“Tipe Meredith dan Maeva mengusung gaya American Style dengan sentuhan arsitektur resor. Hal ini sebagai respons terhadap keinginan konsumen, mulai dari desain, ukuran, hingga fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan keluarga masa kini,” ujar Dina.

Dina menjelaskan, salah satu pembeda utama kedua tipe baru tersebut terletak pada akses masuk rumah. Jika tipe sebelumnya menggunakan pintu masuk dari samping untuk memperkuat kesan privat layaknya resor, Meredith dan Maeva dirancang dengan pintu masuk menghadap ke depan.

Konsep tersebut memberikan pilihan bagi konsumen yang menginginkan tampilan rumah lebih konvensional, tetapi tetap mempertahankan karakter mewah dan eksklusif.

Dari sisi ukuran, Meredith dan Maeva juga menawarkan bangunan yang lebih luas. Jika tipe sebelumnya memiliki luas bangunan 200 meter persegi dan 300 meter persegi, kedua tipe baru ini hadir dengan luas masing-masing 280 meter persegi dan 400 meter persegi.

“Harganya mulai Rp4,7 miliar hingga Rp7,9 miliar, bergantung pada luas tanah, ukuran bangunan, serta fasilitas tambahan yang dipilih konsumen,” katanya.

Selain mengedepankan desain dan kelapangan ruang, Royal Residence juga mempertahankan lingkungan kawasan yang asri dengan penanaman beragam pohon berukuran besar. Fasilitas sambungan untuk pengisian daya kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) turut disiapkan untuk mengakomodasi meningkatnya minat terhadap mobil listrik, di kalangan premium.

Untuk mendorong penjualan menjelang akhir tahun, Royal Residence menawarkan sejumlah program promosi selama Oktober 2026. Program tersebut mencakup insentif PPN ditanggung pemerintah (PPN-DTP), diskon Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga 45 persen, serta potongan harga hingga Rp300 juta.

Dia berharap kombinasi produk baru, konsep hunian premium, dan program promosi tersebut dapat meningkatkan minat beli konsumen sekaligus mendukung pencapaian target penjualan hingga akhir 2026.

“Kami optimistis, dengan gimmick ini, target penjualan sampai akhir tahun akan tercapai,” tutup Dina.