IndeksTransportasiUncategorized

ASDP Berhasil Urai Antrean Ketapang-Gilimanuk, Arus Kendaraan Kembali Lancar

×

ASDP Berhasil Urai Antrean Ketapang-Gilimanuk, Arus Kendaraan Kembali Lancar

Sebarkan artikel ini

BISNISJATIM.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil mengurai antrean kendaraan di lintasan Ketapang–Gilimanuk melalui optimalisasi armada dan penyesuaian pola operasi kapal. Hingga Selasa (8/9/2026) pukul 10.00 WIB, arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kembali lancar tanpa adanya ekor antrean.

Sementara itu, antrean kendaraan masih tersisa di sisi Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Panjang antrean tercatat sekitar 500 meter di kawasan Gapura Gilimanuk.

Kondisi tersebut terus dipantau dan diatur secara berkala oleh petugas agar pergerakan kendaraan dapat kembali normal dan tidak menimbulkan penumpukan baru.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan perkembangan operasional di lintasan Ketapang–Gilimanuk menunjukkan tren positif setelah berbagai langkah percepatan dilakukan bersama regulator dan para pemangku kepentingan.

“Kami melihat kondisi antrean di Ketapang sudah mulai terurai dan saat ini tidak lagi terdapat ekor antrean. Di Gilimanuk, antrean juga terus kami dorong untuk segera terurai,” ujar Heru, Selasa (8/9/2026).

Untuk menjaga kelancaran layanan penyeberangan, ASDP mengoperasikan sebanyak 26 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Armada tersebut menjalankan pola operasi hingga delapan trip per hari.

Seluruh kapal juga menerapkan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Skema tersebut diterapkan untuk mempersingkat waktu sandar kapal sekaligus mempercepat proses bongkar muat kendaraan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan penguatan kapasitas penyeberangan juga dilakukan dengan mengoperasikan KMP Jatra I.

Kapal tersebut mulai melayani lintasan Ketapang–Gilimanuk pada Selasa dini hari dan menjadi tambahan armada untuk mempercepat pergerakan kendaraan di salah satu lintasan penyeberangan tersibuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

Selain KMP Jatra I, KMP Portlink 0 juga telah sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Kapal tersebut dijadwalkan melayani lintasan Tanjung Wangi–Lembar.

Pengoperasian KMP Portlink 0 diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendukung kelancaran distribusi kendaraan dan logistik.

ASDP memastikan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas kendaraan dan operasional pelabuhan akan terus dilakukan secara dinamis. Penyesuaian pola operasi akan dilakukan bersama regulator serta instansi terkait sesuai dengan kondisi di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan sekaligus mengantisipasi potensi kembali munculnya antrean kendaraan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. (OFW)