HeadlineKeuanganPasar Modal

IHSG Anjlok 95 Poin ke Level 6.405, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

×

IHSG Anjlok 95 Poin ke Level 6.405, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Sebarkan artikel ini

Jakarta, BisnisJatim.Id– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Rabu (26/8/2026). Pada penutupan sesi II, IHSG terkoreksi 95,982 poin atau 1,476 persen ke level 6.405,685.

Tekanan jual terlihat dari mayoritas saham yang berakhir melemah. Sebanyak 896 saham tercatat turun, sedangkan 204 saham menguat dan 244 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Nilai transaksi perdagangan saham pada sesi II mencapai sekitar Rp17,5 triliun.

Sejumlah saham berhasil mencatatkan kenaikan harga cukup signifikan. POLU menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan Rp2.550 sehingga ditutup pada level Rp16.200 per saham.

Kemudian saham LIFE naik Rp1.125 menjadi Rp6.800 per saham, sementara EMAS menguat Rp400 ke posisi Rp9.125 per saham.

Sebaliknya, beberapa saham mengalami tekanan cukup dalam. DNET turun Rp600 menjadi Rp9.850 per saham. GGRM terkoreksi Rp800 ke level Rp19.525, sedangkan TKIM melemah Rp300 menjadi Rp7.775 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, TPIA menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan dengan frekuensi mencapai 74.826 kali dan nilai transaksi sekitar Rp668 miliar.

BUMI menyusul dengan 60.602 kali transaksi senilai Rp516 miliar. Sementara DSSA tercatat diperdagangkan sebanyak 48.697 kali dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp682 miliar.

Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini mencerminkan dominasi tekanan jual di pasar saham domestik, dengan jumlah saham yang mengalami penurunan jauh lebih banyak dibandingkan saham yang berhasil menguat. bj1/iqp