EnergiKelistrikan

Sebanyak 176 Gardu Induk Berhasil Dinormalisasi, Layanan Kelistrikan di Sumatra Berangsur Pulih

×

Sebanyak 176 Gardu Induk Berhasil Dinormalisasi, Layanan Kelistrikan di Sumatra Berangsur Pulih

Sebarkan artikel ini
DCIM100MEDIADJI_0023.JPG

BISNISJATIM.ID – Gangguan sistem kelistrikan yang sempat meluas di wilayah Sumatra kini mulai teratasi.

PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa proses pemulihan pascagangguan pada jaringan transmisi interkoneksi Sumatra terus dilakukan secara bertahap hingga pasokan listrik kembali menjangkau masyarakat.

Per Minggu (24/5) pukul 06.00 WIB, sebanyak 176 gardu induk yang terdampak telah berhasil dinormalisasi sehingga layanan kelistrikan mulai kembali pulih di berbagai daerah.

Direktur Utama Darmawan Prasodjo meninjau langsung kesiapan operasional pembangkit di PLTU Tenayan, Pekanbaru, Riau, Minggu (24/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, ia menjelaskan bahwa proses pemulihan sistem telah dilakukan secara intensif sejak gangguan mulai terjadi pada Jumat (22/5/2026).

PLN disebut menggandeng pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan di daerah untuk menjalankan pemulihan bertahap, mulai dari sistem pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga distribusi listrik kepada pelanggan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di Daerah, sistem kelistrikan Sumatra kini telah kembali normal,” kara Darmawan.

“Pelanggan yang sempat terdampak saat ini kembali mendapatkan pasokan listrik secara bertahap,” sambungnya.

Ia menerangkan bahwa pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keandalan jaringan.

Setelah koneksi jaringan transmisi Sumatra kembali tersambung, PLN melanjutkan tahapan mengaktifkan pembangkit listrik serta melakukan sinkronisasi secara bertahap.

Proses ini dilakukan dengan memasukkan daya listrik dari pembangkit ke jaringan transmisi Sumatra hingga suplai listrik kembali stabil secara menyeluruh.

Darmawan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan memahami situasi selama proses pemulihan berlangsung.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” pungkas Darmawan. (fia)