HeadlineIndustriJasa

Tingkatkan Layanan pada Pelanggan, Biznet Agresif Kembangkan Infrastruktur Bawah Laut

×

Tingkatkan Layanan pada Pelanggan, Biznet Agresif Kembangkan Infrastruktur Bawah Laut

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – Untuk meningkatlkan pelayanan pada nasabahnya, perusahaan penyedia layanan internet, Biznet, terus melakukan langkah strategis. Diantaranya memperluas jaringan kabel fiber optic bawah laut di wilayah Indonesia.

Adrianto Sulistyo, Senior Manager Marketing Biznet menjelaskan, Biznet berkomitmen untuk memberikan layanan berbasis digital terbaik bagi pelanggannya. Sebab itu, penguatan infrastruktur fiber optic baik di darat maupun di bawah laut terus dilakukan. Hal ini untuk menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

“Penguatan infrastruktur ini kami lakukan untuk mendukung akselerasi digital yang semakin masif. Apalagi, pemerintah menerapkan kebijakan work from home (WFH) secara berkala, maka hal ini akan meningkatkan akses internet dan aktivitas digital yang lebih besar,” ungkap Adrianto, Kamis (9/4) di kantor Biznet.

Dikatakan, untuk infrastruktur bawah laut, sejak Maret 2026,  Biznet telah mengaktifkan jaringan kabel fiber optic bawah laut yang menghubungkan beberapa kota di Pulau Jawa seperti Jakarta, Cirebon, Semarang dan Surabaya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga melanjutkan Pembangunan jaringan kabel bawah laut, Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2) yang akan menghubungkan konektivitas antara Pulau Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Pembangunan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“BNCS-2 ini merupakan bagian dari komitmen Biznet dalam membangun infrastruktur digital yang kuat, merata dan berkelanjutan, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan konektivitas global,” tambah dia.

Komitmen Biznet juga ditunjukan dengan peningkatan kapasitas bandwith sebesar 30 persen hingga 500 Mbps sejak Januari 2026. Bahkan di beberapa kota dan kabupaten, peningkatan bandwith juga dibarengi dengan harga layanan yang lebih terjangkau, mengikuti daya beli masyarakat.

“Untuk Surabaya, harga langganan 100 Mbps Rp 250.000, namun untuk kabupaten di daerah hanya Rp 150.000. Hal ini untuk menyesuaikan kemampuan daya beli masyarakat disana,” ujarnya.

Sementara itu, Adil Prakasa, Regional Manager Biznet Surabaya, menambahkan, dia yakin dengan program yang menarik plus peningkatan bandwith bagi pelanggan, pihaknya akan mampu menggenjot jumlah pelanggan terutama passhome.

Saat ini, untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo, jumlah pelanggan passhome sebanyak 200.000 tersebar di 118 kelurahan. Jumlah tersebut diyakini akan naik sekitar 20-30 persen tahun ini. Hal ini juga dibarengi dengan penetrasi market di wilayah Gresik yang lokasinya berdekatan dengan Surabaya.

“Kami optimis tahun ini bisa bertumbuh 20-30 persen. Apalagi BNCS-2 juga melintasi Jawa Timur sehingga Surabaya bisa berpotensi menjadi pusat konetivitas yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia,” tandas Adil.

Gelar Biznet Festival Surabaya 2026

Biznet juga kembali menggelar event menarik, Biznet Festival Surabaya 2026. Hal ini sebaga apresiasi pada pelanggan dan sekaligus memperkenalkan berbagai layanan Biznet yang mendukung aktivitas digital di Surabaya.

Acara ini menyuguhkan lebih dari sekedar hiburan, namun bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menunjukan bakat dan mengekpresikan ide kreatifnya melalui berbagai kompetisi seperti kompetisi Band, Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) dan juga pushbike.

“Biznet Festival Surabaya 2026 gratis untuk umum, hanya saja perlu registrasi di biznetfestival.com. Untuk meramaikan acara, kami juga hadirkan The Changcuters dan Mr. Jono Joni,” pungkas Adil. BJ3