Uncategorized

Pakuwon Operasikan Hotel Fairfield by Marriot Pertama di Bekasi

×

Pakuwon Operasikan Hotel Fairfield by Marriot Pertama di Bekasi

Sebarkan artikel ini

Bekasi, BisnisJatim.Id – Pakuwon resmi membuka Hotel Fairfield by Marriott pada 18 April 2025 di kawasan Superblok Pakuwon Mall Bekasi, yang merupakan hotel jaringan Marriott pertama dan juga merupakan bagian dari konsep hotel bertingkat pertama di Bekasi, bersama dengan Four Points by Sheraton yang juga direncanakan akan menyusul di buka pada tahun 2025.

Minarto, Direktur Keuangan dan Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, menjelaskan, hotel bertingkat ini melengkapi pengembangan kawasan Superblok Pakuwon Mall Bekasi yang berdiri di atas tanah seluas 3,6 hektare dan terintegrasi secara menyeluruh dengan 45 ribu sqm2 retail mall dan 4 tower apartment.

Proyek ini memperkuat posisi Pakuwon sebagai pengembang Superblok, menyatukan hunian, perhotelan, dan gaya hidup dalam satu kawasan strategis.

“Fairfield by Marriott menghadirkan 166 kamar termasuk tipe suite yang dirancang dengan gaya modern dan fungsional,” ujar Minarto, Senin (21/4).

Dengan beroperasinya hotel ini, maka meningkatkan total kamar di dalam portofolio Pakuwon menjadi 2.432 kamar yang terdiri dari 8 hotel dan 2 service apartments yang menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat pertumbuhan pendapatan berulang (recurring income).

Berlokasi strategis di pusat Kota dan dengan akses langsung ke Pakuwon Mall Bekasi berada hanya beberapa langkah dari Stasiun LRT Bekasi Barat. Hal ini memudahkan para tamu terkoneksi menuju Jakarta maupun kota-kota utama lainnya di Jawa Barat.

Dikelilingi oleh tiga jalan tol utama, hotel ini menjadi pilihan tepat bagi tamu yang mencari kenyamanan sekaligus kemudahan menuju kawasan industri, pusat belanja, dan tempat hiburan.

Pembukaan ini menandai tonggak penting dalam ekspansi portofolio hospitality Pakuwon, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pengembang properti terkemuka di Indonesia

“Total nilai konstruksi hotel bertingkat ini mencapai Rp 444 miliar, sementara keseluruhan pengembangan superblok bernilai Rp 2,4 triliun,” ungkap Minarto. BJ1