HeadlinePropertiResidensial

Inilah TIPS Mendapat Properti Lelang dengan Aman Serta Mengenali Resiko-nya

×

Inilah TIPS Mendapat Properti Lelang dengan Aman Serta Mengenali Resiko-nya

Sebarkan artikel ini

Surabaya, BisnisJatim.Id – Beragam properti selalu menarik. Selain sebagai hunian atau tempat usaha juga jadi instrument investasi yang menggiurkan. Karena harga properti selalu naik signifikan setiap tahun. Apalagi bila lokasinya strategis, aksesnya mudah dan fasilitasnya lengkap, maka kenaikannya  bisa berlipat-lipat yang tentunya akan mendatangkan keuntungan berjibun bagi pemiliknya.

Namun tahukah Anda bahwa masyarakat bisa mendapatkan properti dengan harga dibawah harga pasar,  Bahkan bisa mendapatkan properti sesuai budget. Bisa jadi harganya 30-40 persen dibawah harga normal. Itulah Properti yang didapat  melalui Lelang. Hanya saja belum banyak masyarakat yang tahu dan memahami  Termasuk resiko-resiko yang akan dihadapi bilamana mendapatkan properti melalui Lelang.

Lantas bagaimana caranya, untuk mendapatkan properti Lelang dengan harga di bawah harga pasar  dan tetap aman. Berikut Tips yang disampaikan Rudy Sutanto, Dewan Penasihat DPD AREBI Jatim dan Principal Java Property CitraLand Surabaya.

Rudy Sutanto, Dewan Penasehat DPD AREBI Jatim dan Principal Java Property CitraLand Surabaya
  1. Mengapa saat ini banyak penawaran Properti Lelang ?

Properti Lelang, istilah ini banyak kita dengar. Banyak info di Medsos ataupun Pengumuman resmi dari Bank baik melalui Katalog ataupun Banner besar tertampang di depan kantor bank.

Saat ini, pihak kreditur dalam hal ini Bank banyak menyimpan Aset kategori Non Performance Loan atau biasa disebut Aset NPL. Dan sesuai aturan OJK, NPL suatu Bank  di usahakan tidak melebihi 5% .

Pihak Bank dalam menjaga ketentuan aturan ini berusaha menyelesaikan Aset yang terkategori NPL dengan melakukan restrukturisasi Schedule Payment. Jika gagal, maka langkah terakhir Menggunakan Haknya sebagai  Pemegang Sertipikat  Hak Tanggungan yaitu Melelang Aset NPL di KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang).

Masyarakat bisa mendapatkan info Properti Lelang sesuai budget dan lokasi di website resmi Bank & KPKNL.

  1. Mengapa masyarakat antusias mendapatkan Properti Lelang yang kesannya murah?

Siapa yang tidak ingin mendapatkan properti terkesan murah sesuai budget di lokasi tertentu yang di inginkan? Dan bagi pemain properti hal ini bisa  menguntungkan bila di jual kembali.

Pembeli atau masyarakat yang berminat mendapatkan properti NPL harus paham cara mendapatkan, mengikuti tata cara Lelang. Dan jangan tergiur dengan janji manis TAU BERES  SERAH TERIMA dari para broker – makelar.

  1. Perlu pemahaman yang bagaimana agar bisa mendapatkan Properti Lelang dengan Aman?

Jika masyarakat yang ingin membeli Properti Lelang, ada baiknya mendapat penawaran dari broker AREBI yang tersertifikasi kompetensi ataupun meminta jasa broker Member AREBI untuk mendampingi serta minta penjelasan tata cara mengikuti proses lelang ataupun Mediasi dengan Debitur aset NPL agar bisa di  transaksi di hadapan PPAT.

  1. Bagaimana caranya membeli Properti Lelang yang benar agar tidak menjadi korban janji manis menguntungkan & aman?

Lebih baik masyarakat ataupun peminat Properti Lelang menghubungi Broker Member AREBI untuk pendampingan serta berhubungan Langsung dengan  pihak Bank Aset Management NPL untuk menanyakan, apakah aset properti tersebut telah kosong atau masih di huni atau telah  status AYDA , ada jadwal lelang , pagu limit harga lelang, lelang yang ke berapa? Ataupun bisa mediasi, mendatangi Debitur NPL, tentang uang keRohiman .

Adapun jasa Broker AREBI didapat dari peminat / pembeli – pemenang Aset Lelang sebesar : 5 % dari harga Close Lelang atupun transaksi di PPAT.

Peminat Properti Lelang selain mendapat harga murah  juga harus siap dengan Resiko Gugatan meskipun sudah memegang Risalah Lelang yang akan mempengaruhi pemblokiran Balik Nama di BPN,  serta adanya  perlawanan saat pengosongan yang bisa memakan waktu cukup lama..

Pemenang lelang bisa menggunakan jasa Pengacara untuk proses pengosongan dengan biaya kisaran Rp 25 – 100 juta, tergantung nilai propertinya, bila Debitur yang merasa tidak puas atas proses maupun hasil lelang melawan untuk pengosongan

  1. Bagaimana strategi mendapatkan harga terbaik untuk ikut Lelang?

Sebaiknya membeli via lelang: 30 – 40 % dari harga market atau harga appraisal. Biasanya di lelang ke 3 bisa mendapatkannya. Dan perlu cadangan dana atas  biaya biaya : BPHTB  , biaya lelang 2%,  adanya  Gugatan & pengosongan serta  fee broker AREBI. Bila ditotal beli Properti Lelang sekitar 50 – 55 % dari harga market. BJ1