Surabaya, BisnisJatim.Id – PT Indospring Tbk memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 52,5 miliar dari laba bersih perseroan tahun 2024. Hal itu setelah Perseroan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Shangrila Hotel, Surabaya, Senin, 22 Juni 2025.
Bob Budiono, Direktur PT Indospring Tbk menjelaskan, Keputusan untuk membagikan dividen tersebut setelah para pemegang saham menyetujui dalam RUPS. Jumlah nominal dividen yang dibagikan sebesar Rp 52,5 miliar atau Rp 8 per lembar saham.
“Jumlah dividen tersebut setara dengan 75 persen dari laba bersih Perseroan yang dicapai tahun 2024,” kata Bob Budiono usai RUPST di Shangrila Hotel Surabaya, Senin (22/6).

Tahun 2024, lanjut Bob, Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 3,17 triliun atau turun 17 persen dibandingkan pendapatan tahun 2023 yang sebesar Rp 380 triliun. Penurunan tersebut diakibatkan penurunan penjualan otomotif roda empat (wholesale) sebesar 13,9 persen.
Dari jumlah tersebut, pasar ekspor memberikan kontribusi sebesar rp 1,29 triliun atau 40,9 persen dari total penjualan Perseroan. Sementara pasar domestik berkontribusi sebesar Rp 1,86 triliun atau setara 59,04 persen dari total penjualan tahun lalu.
“Tahun lalu Perseroan membukukan laba bruto Rp 427,1 miliar dan laba bersih sebesar Rp 80,9 miliar,” papar Bob.
Soal kinerja tahun 2025, Bob mengaku optimis bisa bertumbuh. Tahun ini pihaknya memproyeksikan penjualan sebesar Rp 3,44 triliun atau tumbuh 9 persen dari tahun 2024 sebesar Rp 3,16 triliun.
Dari jumlah tersebut, pasar ekspor berkontribusi sebesar Rp 1,38 triliun (40,30 persen) dan pasar domestik kontribusinya sebesar Rp 2,05 triliun (59,70 persen).
“Sedangkan laba bersih, tahun ini kami proyeksikan sebesar Rp 117,4 miliar atau naik 45,1 persen dari pencapaian tahun 2024 sebesar Rp 80,9 miliar,” ungkapnya.
Untuk mencapai target tersebut pihaknya akan melakukan berbagai langkah strategis. Selain meningkatkan efisiensi biaya operasional, juga memperkuat dan memperluas distribusi baik dipasar domestic maupun ekspor.
Hingga kuartal 1/2025, penjualan Perseroan mencapai Rp 774,23 miliar atau turun tipis 3,9 persen dari pencapaian tahun lalu periode yang sama yakni Rp 805,4 miliar. Pasar ekspor berkontribusi Rp 310,01 miliar (40,04 persen) dan pasar domestik sebesar Rp 464,22 miliar (59,96 persen0.
“Tahun ini Perseroan hingga kuartal I/2025 ini sebesar Rp 25,46 miliar atau tumbuh 53,1 persen dibandingkan kuartal I/2024 yang sebesar Rp 16,6 miliar. Karena itu kami optimis target tahun ini akan tercapai meskipun pasarnya cukup menantang,” pungkas Bob Budiono. BJ3







