Surabaya, BisnisJatim.Id – Berawal dari banyaknya keluhan yang disampaikan kalangan pengusaha serta didorong keinginan yang kuat untuk meningkatkan level pelaku usaha Indonesia, pengusaha sukses dan masuk daftar orang terkaya di Indonesia, Hermanto Tanoko bersama sejumlah pengusaha lainnya mendirikan ASPIN (Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia).
Deklarasi pembentukan ASPIN dilakukan di Vasa Hotel, Hari Sabtu 31 Januari 2026 di Grand Ballroom, Vasa Hotel Surabaya. Selain Hermanto Tanoko, sejumlah pengusaha papan atas Indonesia juga masuk baik dari generasi lama maupun muda seperti Alim Markus, Alim Satria, Tung Desem Waringin dan lainnya.
Hermanto Tanoko, Ketua Umum ASPIN mengatakan, ASPIN Lahir sebagai wadah independen yang menjembatani, memperjuangkan dan menggerakan pengusaha Indonesia tanpa batas sektor dan kepentingan.
“ASPIN bukan hanya asosiasi, tapi gerakan moral ekonomi untuk membangun kemandirian bangsa melalui pengusaha yang berintegritas, kolaboratif dan peduli sosial,” kata Hermanto Tanoko saat deklarasi ASPIN di Vasa Hotel Surabaya, Sabtu (31/1).

Dijelaskan, ASPIN hadir untuk menjembatani kalangan pengusaha khususnya UMKM agar bisa berkomunikasi dengan pemerintah. Karena untuk memajukan Indonesia, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Tapi harus berkolaborasi dan bersama-sama.
“ASPIN bertujuan memberdayakan UMKM agar naik level ke medium dan selanjutnya corporate. Karena itu jangan ada hambatan. Tapi UMKM juga jangan merugikan pihak-pihak yang mensupportnya,” imbuh Hermanto.
Baginya, UMKM adalah penopang utama perekonomian Indonesia yang harus terus dipupport. Sebab melalui ASPIN, pihaknya telah menyiapkan banyak menarik seperti ASPINspiring sebuah forum strategis untuk berbagi pengalaman nyata, strategis bisnis yang terbukti berhasil.
Dalam forum ini akan didatangkan banyak pengusaha nasional untuk berbagi ilmu. Selain itu, member ASPIN yang sukses dan memiliki banyak portofilio bisnis juga akan diundang untuk sharing bagaimana bisa terus improvement.
Selain itu ada ASPIN Safari. Para member terutama UMKM akan diajak melakukan bisnis visit ke sejumlah perusahaan nasional seperti Cleo atau Avian. Sehingga para pelaku usaha bisa terinspirasi bagaimana membangun usaha supaya bisa berkembang dan bertahan lama.
Juga ada ASPIN Business Gathering membuka peluang kolaboratif antar pengusaha. Menghubungkan pengusaha lintas sektor untuk membangun kolaborasi strategis. Jadi ada bisnis meeting, networking dan gathering yang akan terus kita lakukan.
“Kami juga ada program ASPIN Peduli, kolaborasi pengusaha untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat kurang mampu. Misalnya program Bedah Rumah untuk membantu masyarakat rumahnya bisa lebih baik dan layak huni,” katanya.
ASPIN juga bisa menjadi wadah untuk para pengusaha memperluas pasarnya ke luar negeri. Karena itu akan banyak partner bisnis di luar negeri yang bisa dijadikan mitra kerja pelaku usaha yang tergabung dalam ASPIN.
Bos Tancorp Group ini mengajak para pengusaha UMKM untuk bisa gabung di ASPIN. Pihaknya tidak mengenakan biaya alias Free. Mereka bisa belajar bersama melalui zoom di seluruh Indonesia. Baginya belajar itu sangat penting. Tidak mau belajar berarti start untuk mati.
Dia terus memberi motivasi agar para pengusaha jangan menunggu ada bantaun. Itu nanti akan merusak mentalnya. Makanya harus belajar supaya bisa mandiri. Bisa berwirausaha. Tidak membebani siapa-siapa. Dan lagi bisa ditularkan ke yang lain. Sehingga Indonesia akan jadi kekuatan yang hebat.
“Gunakan kesempatan ini untuk bergabung. UMKM akan free. Kita akan sama-sama belajar. Agar Indonesia semakin hebat. Mental pemenang. Itu yang akan kami sharingkan. Kami targetkan di 2026 ada 10.000 UMKM yang gabung. Mari kita bangun kolaborasi dan networking yang kuat lintas sektor,” ujar Hermanto. BJ3







