Surabaya, BisnisJatim.Id – Hari ini, Sabtu (7/11), turnamen Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 secara resmi dimulai. Turnamen yang diikuti 520 pegolf dari berbagai kota di Indonesia ini digelar selama dua hari yakni tanggal 7-8 November 2026 di tiga lapangan golf yakni Bukit Darmo Golf, Golf Graha Famili dan Ciputra Golf Surabaya.
Rektor ITS, Prof. Dr Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng, PhD, mengatakan, turnamen ini digelar oleh para alumni ITS yang tergabung dalam PGA ITS untuk meramaikan Dies Natalis ITS ke 66. Event menarik ini menjadi ajang para alumni UTS bertemu, bergabung, bersinergi dan bekerja sama. Turnamen juga diikuti banyak pegolf non alumni ITS.
“Turnamen ini untuk mengumpulkan banyak alumni dari berbagai universitas untuk bersinergi. Turnamen juga diikuti banyak pegolf muda, pegolf junior. Jadi turnamen ini media kami untuk merangkul banyak orang untuk bersinergi. Dengan turnamen ini, harapnya networking akan semakin kuat dan luas. Saya rasa itu, nggih,” ujar Bambang disela pembukaan Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 di Bukit Darmo Golf, Sabtu (7/11).

Dia menjelaskan, kerjasama harus terus diperkuat sebab tidak mungkin akan bekerja sendiri. Sebab itu, turnamen golf ini terus diadakan setiap tahun. Dan pesertanya setiap tahun selalu mengalami peningkatan. Cuma karena kapasitas lapangan yang ada, akhirnya dibatasi.
“Besok mungkin ada 12 rektor yang akan bergabung di Ciputra Golf. Sebenarnya hari ini, tapi karena hari ini sedang ada acara di Malang, jadi kita tunda besok dengan berbagai rektor dan perwakilan dari kampus-kampus tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Totok Dwi Hariono, Ketua PGA ITS Jatim dan Ketua Jotosen Metafora Golf Tournament 2026, mengatakan, turnamen tidak sekedar ajang untuk bermain golf. Namun juga memperkuat silaturrahim dan kolaborasi dengan para alumni, dunia usaha, dunia industri serta seluruh mitra yang berperan dalam memajukan dunia Pendidikan Tinggi di Indonesia.
“Event ini sangat ditunggu-tunggu para penggemar golf di Indonesia,” kata Totok.
Dikatakan, turnamen diawali dengan Junior – Amateur pada tanggal 4-6 November di Graha Famili. Turneman dilanjutkan untuk para amateur tanggal 7-8 November 2026. Hari pertama bermain 9 hole di BDG dan 9 hole di Graha Famili Golf. Hari pertama diikuti 312 pegolf.
Selanjutnya pada hari kedua, turnamen di lakukan di Ciputra Golf sebanyak 18 hole. Hari kedua diikuti 228 pegolf. Sehingga total ada 540 pegolf.
Sejumlah pegolf Yunior yang berpengalaman juga akan hadir diantaranya Jevan Lucius Ludy, Farel Aris Djafar Ginting, Borklyn Troy Laksono dan Alaric Akbar Zubair. Mereka akan menunjukan permainan terbaiknya.
“Jotosen memiiki komitmen untuk melakukan regenerasi atlet-atlet junior secara berjenjang. Harapanya, melalui event ini, mereka bisa memiliki pengalaman bermain sehingga menjadi atlet golf potensial yang bisa berkancah di event jatim maupun nasional,” ujar Totok.

Hadiah Hole In One Rp 5,1 Miliar
Yang menarik dalam Jotosen Metafora Golf Tournament 2026, kali ini panitia menyediakan hadiah hole in one cukup besar senilai Rp 5,1 miliar. Hadiah tersebut berupa 2 unit mobil BMW, emas dan juga uanga tunai.
Utuk peserta turnamen yang beruntung juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik saat pengundian door prize. Untuk grand prize berupa uang tunai Rp 101 juta, sepeda motor. Sedangkan super grand prize-nya berupa uang tunai sebesar Rp 121 juta.
“Kali ini memang hadiahnya cukup besar. Setiap tahun memang kami berusaha menaikan nilai hadiahnya. Doorprize kali ini total senilai Rp 500 juta. Sedangkan untuk hole in one senilai Rp 5,1 miliar akan dipertandingkan di setiap hole par 3 di setiap lapangan,” tutup Totok.
ITS Dorong Pegolf Muda, Siapkan Driving Range di Kampus
ITS terus mendorong pengembangan olahraga golf di kalangan mahasiswa. Salah satu upaya yang tengah disiapkan adalah pembangunan fasilitas driving range di lingkungan kampus untuk mendukung minat sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam olahraga tersebut.
Bambang mengatakan, ITS saat ini telah memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Golf. Kehadiran UKM tersebut menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dan mengembangkan olahraga golf.
“Golf itu memang olahraga banyak orang. Kalau dulu sangat eksklusif, sekarang sudah terbuka dan bisa diterima banyak orang termasuk mahasiswa. Selain olahraga, golf juga menjadi tempat untuk berdiskusi, bernegosiasi, dan menjalin networking,” ujarnya.

Karena itu, lanjut dia, ITS mendorong semakin banyak mahasiswa untuk terlibat dalam olahraga golf. Bahkan, pihak kampus tengah mengupayakan pembangunan driving range agar mahasiswa memiliki fasilitas latihan yang memadai.
Bambang mengungkapkan, lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut sebenarnya telah disiapkan. Namun, ITS masih mencari mitra, khususnya dari kalangan alumni maupun pihak lain yang bersedia bekerja sama dalam bentuk investasi.
“Lahannya sudah kita siapkan. Sekarang kami sedang berusaha mencari alumni atau mitra yang bisa berinvestasi untuk pembangunan fasilitas tersebut,” jelasnya. bj3/ris







