BISNISJATIM.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mempertegas komitmennya dalam mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran nasional. Bekerja sama dengan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim), BCA menghadirkan Program Kompetisi Transaksi QRIS bagi ratusan tenant di Royal Plaza Surabaya sepanjang 1–31 Oktober 2026.
Program strategis ini menyasar sekitar 475 tenant pengguna Mesin EDC dan QRIS BCA. Langkah ini diambil untuk memperluas edukasi penggunaan QRIS, mendorong penggunaan transaksi non-tunai di sektor ritel, serta mewujudkan ekosistem cashless mall di salah satu pusat perbelanjaan tersibuk di Surabaya tersebut.
EVP Merchant Business Division BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, mengungkapkan bahwa antusiasme para pelaku usaha di Royal Plaza Surabaya sangat tinggi.
“Keikutsertaan 475 tenant pada kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang baik terhadap penggunaan QRIS di Royal Plaza Surabaya. Kami melihat masih ada transaksi tunai dan penggunaan QRIS belum optimal, sehingga edukasi yang dipadukan dengan apresiasi bagi tenant diharapkan dapat mempercepat peralihan ke transaksi non-tunai,” ujar Ketut.
Mekanisme Kompetisi: Gandeng 26 Tenant Pemenang
Untuk memberikan penghargaan atas keaktifan para merchant, kompetisi ini membagi peserta ke dalam dua kategori Line of Business (LOB), yakni Food & Beverages (F&B) dan Non-F&B (di luar perhiasan, kebutuhan rumah tangga, groceries, dan department store).
Penilaian kompetisi didasarkan pada Top Frekuensi Transaksi QRIS teratas selama periode program, dengan kategori:
1. Existing Merchant: Diambil 10 tenant terbaik untuk masing-masing LOB (Total 20 pemenang).
2. New Merchant: Diambil 3 tenant terbaik untuk masing-masing LOB (Total 6 pemenang).
Melalui mekanisme ini, sebanyak 26 tenant berkesempatan meraih apresiasi atas keaktifan mereka dalam melayani pembayaran digital menggunakan QRIS BCA.
Edukasi Perlindungan Konsumen & Aplikasi Merchant BCA
Sebagai rangkaian penguatan program, BCA dan BI Jatim menggelar kegiatan Gathering Tenant Royal Plaza pada 8 Oktober 2026 yang dihadiri oleh 76 perwakilan tenant.
Dalam agenda tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur memberikan sosialisasi mengenai:
– Perkembangan sistem pembayaran digital (QRIS).
– Kampanye PEKA (Peduli, Kenali, Adukan).
– Edukasi pentingnya perlindungan konsumen.
Di sisi lain, BCA memaparkan berbagai keunggulan serta kemudahan pengelolaan transaksi melalui aplikasi Merchant BCA, sekaligus menjelaskan mekanisme teknis kompetisi.
“Kami berharap para tenant tidak hanya semakin memahami penggunaan QRIS dan aplikasi Merchant BCA, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai perlindungan konsumen. Kami optimistis kolaborasi bersama Bank Indonesia dan Royal Plaza Surabaya dapat mewujudkan Royal Plaza sebagai pusat perbelanjaan dengan konsep cashless,” tutup Ketut. (NMO)






