IndeksUncategorized

Tatap Laga Lawan PSIM di GBT, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Enggan Bicarakan Prediksi Musim

×

Tatap Laga Lawan PSIM di GBT, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares Enggan Bicarakan Prediksi Musim

Sebarkan artikel ini

BISNISJATIM.ID – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan enggan memprediksi berapa banyak kemenangan atau kekalahan yang bakal diraih timnya sepanjang musim ini. Tavares memilih untuk menanamkan fokus penuh pada setiap pertandingan terdekat yang ada di depan mata.

Pernyataan tersebut disampaikan Tavares menjelang laga krusial Persebaya menghadapi PSIM di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Minggu (13/9/2026) malam.

“Kami tidak pernah mempersiapkan diri untuk kalah atau kehilangan poin. Kami selalu mempersiapkan diri untuk menang. Saya tidak bisa membuat prediksi berapa pertandingan yang akan kami menangkan atau kalah,” ujar Tavares.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, memprediksi jumlah kekalahan atau kemenangan sepanjang musim tidak memiliki dasar analisis yang terukur. Dibandingkan menebak hasil akhir musim, ia lebih memilih menjaga mental bertanding anak asuhnya di tiap laga.

“Kalau saya mengatakan kami akan kalah lima, enam, atau tujuh pertandingan, saya tidak memiliki dasar untuk membuktikan apa yang saya katakan. Yang bisa saya sampaikan adalah kami bekerja keras untuk mencoba memenangkan pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Patok Target 3 Poin di Setiap Pertandingan
Tavares meminta skuad Bajul Ijo tidak terbebani oleh perhitungan poin jangka panjang. Target utama Persebaya di bawah arahannya sangat sederhana: mengamankan hasil maksimal dalam setiap laga yang dihadapi.

“Target kami selalu pertandingan berikutnya dan berusaha mendapatkan tiga poin,” kata Tavares.

Minta Pemain Fokus 200 Persen Hadapi PSIM
Menghadapi tantangan dari PSIM di kandang sendiri, Tavares mengingatkan para pemain untuk belajar dari pengalaman musim lalu saat berlaga di GBT. Ia menuntut determinasi tinggi dan kerja keras ekstra dari seluruh elemen tim sejak peluit pertama dibunyikan.

Tavares menyadari PSIM bukanlah lawan yang mudah ditundukkan, sehingga konsentrasi penuh menjadi kunci utama untuk mengamankan poin penuh di Surabaya.

“Kami harus bekerja keras dan menunjukkan di dalam lapangan bahwa kami menginginkan tiga poin lebih besar daripada tim lawan. Itulah mengapa saya mengatakan bahwa besok semua orang harus 200 persen fokus,” pungkasnya. (WIQ)