IndeksUncategorized

Menang 5-1 atas Swedia, Frenkie de Jong Sindir Keras Kritikus Sepak Bola

×

Menang 5-1 atas Swedia, Frenkie de Jong Sindir Keras Kritikus Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Para pemain Belanda melakukan victory lap setelah memenangkan pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 melawan Swedia, Minggu, 21 Juni 2026 (Foto: AFP/Ronaldo Schemidt)

BISNISJATIM.ID – Gelandang Timnas Belanda, Frenkie de Jong, melontarkan kritik tajam kepada para pengamat dan kritikus sepak bola usai membantu timnya meraih kemenangan telak 5-1 atas Swedia pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/6).

Dalam wawancara dengan media Belanda SBS6 setelah pertandingan di Houston, De Jong mengungkapkan kekecewaannya terhadap berbagai kritik yang selama ini diarahkan kepadanya saat membela tim nasional.

Menurut pemain berusia 29 tahun itu, banyak orang yang menonton sepak bola, namun tidak benar-benar memahami dinamika yang terjadi di lapangan.

“Saya merasa banyak orang sebenarnya tidak memahami sepak bola. Mereka memang menonton pertandingan, tetapi tidak benar-benar melihat bagaimana permainan berlangsung,” ujar De Jong.

Pernyataan tersebut muncul di tengah performa impresif Belanda yang tampil dominan saat menghadapi Swedia. Tim asuhan Ronald Koeman itu mengamankan kemenangan berkat dua gol Brian Brobbey, dua gol Cody Gakpo, dan satu gol Crysencio Summerville.

De Jong mengakui dirinya tampil lebih nyaman dalam laga melawan Swedia dibanding pertandingan sebelumnya saat menghadapi Jepang. Menurutnya, lawan memberikan ruang lebih luas sehingga Belanda dapat memainkan gaya permainan yang lebih lepas.

“Swedia memberikan lebih banyak ruang dibanding Jepang. Karena itu kami bisa memainkan sepak bola yang lebih nyaman,” katanya.

Saat ditanya mengenai kontribusinya dalam membantu serangan, De Jong mengaku memang senang terlibat di lini depan ketika situasi memungkinkan. Namun, ia menegaskan bahwa banyak kritik yang diterimanya tidak mempertimbangkan kompleksitas permainan di lapangan.

Salah satu kritik yang sering didengarnya adalah anggapan bahwa dirinya jarang mengalirkan bola ke lini depan. Menurut De Jong, penilaian tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.

“Saya sering mendengar orang berkata bahwa saya tidak pernah mengalirkan bola ke depan. Itu tidak benar,” tegasnya.

Pemain yang juga menjadi motor permainan Belanda itu menjelaskan bahwa keputusan mengumpan tidak bisa dilihat secara sederhana. Banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari pergerakan rekan setim, ruang yang tersedia, hingga situasi pertandingan yang sedang berlangsung.

“Apakah ada pemain yang berlari? Bagaimana arah larinya? Semua itu memengaruhi keputusan di lapangan,” ujarnya.

Usai pertandingan, kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, turut memberikan dukungan kepada De Jong. Van Dijk menilai kritik yang diterima rekannya tersebut sudah terlalu berlebihan.

De Jong pun mengaku senang mendapat dukungan dari sang kapten. Ia berharap publik Belanda bisa memberikan apresiasi lebih kepada para pemain yang telah bertahun-tahun tampil di level tertinggi.

Meski demikian, De Jong menegaskan dirinya tidak anti terhadap kritik. Menurutnya, setiap pemain tentu bisa tampil di bawah performa terbaik dalam suatu pertandingan dan kritik terhadap hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar.

“Setiap pemain bisa saja tampil buruk dalam sebuah pertandingan. Kritik untuk hal itu wajar. Tetapi sering kali kritik tersebut berlebihan hingga seseorang langsung dicap sebagai pemain yang buruk,” katanya.

Ia juga menyoroti fenomena banyak pihak yang memberikan komentar sensasional demi mendapatkan perhatian publik.

“Kami memiliki banyak pemain yang sudah bertahun-tahun bermain di level tertinggi. Sekarang rasanya semua orang ingin bersuara agar bisa menjadi terkenal,” ujar De Jong.

Meski sempat meluapkan unek-uneknya terkait kritik yang diterimanya, De Jong memilih menutup pembicaraan dengan fokus pada hasil positif yang diraih timnya. Baginya, kemenangan menjadi hal yang paling penting bagi skuad Belanda.

“Yang paling penting adalah kami menang dan kami senang dengan hasil itu,” kata De Jong sambil tersenyum.

Kemenangan atas Swedia membuat Belanda semakin kokoh dalam persaingan Grup F Piala Dunia 2026 dan membuka peluang besar untuk melangkah ke fase berikutnya. (WUL)